KONGJONES CERITA DEWASA LENGKAP

CERITA SEX BERSAMBUNG

Tag: novel erotis

  • Agus memperkosa Gadis Polos

    Agus memperkosa Gadis Polos

    Cerita Panas – Mitha terlambat bangun untuk berangkat sekolah, padahal sebelumnya dia selalu bangun lebih pagi. Mungkin semalam keasyikan nonton acara TV, sehingga pagi ini dia harus buru-buru kalau tidak ingin terlambat sampai di SMU. Mitha adalah pelajar kelas 1, minggu depan dia akan berulang tahun yang ke-15.

    Dengan wajah yang manis, rambut sebahu, kulit putih bersih, mata bening dan ukuran payudara 34B, tak heran Mitha selalu menjadi incaran para lelaki, baik yang sekedar iseng menggoda atau yang serius ingin memacarinya. Tetapi sampai hari ini Mitha belum menjatuhkan pilihannya.
    Alasannya cukup klasik, “Maaf ya.., kita temenan aja dulu.., soalnya saya belum berani pacaran.., khan masih kecil, ntar dimarahin ortu kalau ketahuan..” begitu selalu kilahnya kepada setiap lelaki yang mendekatinya.

    Begitulah Mitha, gadis manis yang belum terjamah bebasnya pergaulan metropolis seperti Jakarta tempatnya tinggal. Mitha mungkin akan cukup lama bertahan dalam keluguannya kalau saja peristiwa itu tidak terjadi erek erek singapore.

    Pagi itu selesai menyiapkan diri untuk berangkat, Mitha sedikit tergesa-gesa menjalankan Honda Supra-nya. Tanpa disadarinya dari kejauhan tiga pasang mata mulai mengintainya. Anton (25 tahun) mahasiswa salah satu PTS yang pernah ditolak cintanya oleh Mita, hari itu mengajak dua rekannya (Iwan dan Tejo) yang terkenal bejat untuk memberi pelajaran buat Mitha, karena Anton yang playboy paling pantang untuk ditolak, apalagi oleh gadis ingusan macam Mitha.

    Tepat di jalan sempit yang hampir jarang dilewati orang, Anton dan kawan-kawan memalangkan Toyota Land Cruser-nya, karena mereka tahu persis Mitha akan melewati jalan pintas ini menuju sekolahnya. Sedikit kaget melihat mobil menghadang jalannya, Mitha gugup dan terjatuh dari motornya. Anton yang berada di dalam mobil beranjak keluar.
    “Hai Mit.., jatuh ya..?” kata Anton dengan santainya.
    “Apa-apaan sih kamu..? Mau bunuh aku ya..?” hardik Mitha dengan wajah kesal.
    “Nggak.., cuman aku mau kamu jadi pacarku, jangan nolak lagi lho..! Ntar..” kata Anton yang belum sempat menyelesaikan kata-katanya.
    “Ntar apa..?” potong Mitha yang masih dengan wajah kesal.
    “Ntar gue perkosa lo..!”
    “Sialan dasar usil, cepetan minggir aku udah telat nih..!” bentak Mitha.

    Air mata di pipinya mulai menetes karena Anton tetap menghalangi jalannya.
    “Anton please.., minggir dong..!” pintanya sudah tidak sabaran lagi.
    Anton mulai mendekati Mitha yang gemetar tidak tahu harus bagaimana lagi menghadapi bajingan ini. Tiba-tiba dari arah belakang sebuah pukulan telak mendarat di tengkuk Mitha yang membuatnya pingsan seketika. Rupanya Iwan yang sedari tadi bersembunyi di balik pohon bersama delapan orang lainnya sudah tidak sabar lagi.
    “Ayo kita angkut dia..!” perintah Anton kepada teman-temannya.

    Singkat cerita, Mitha dibawa ke sebuah rumah kosong di pinggir kota. Letak rumah itu menyendiri, jauh dari rumah-rumah yang lainnya, sehingga apapun yang terjadi di dalamnya tidak akan diketahui siapapun.

    Sebuah tamparan di pipinya membuat gadis ini mulai siuman. Dengan tatapan nafsu dari dua lelaki yang sama sekali tidak dikenalnya kecuali satu orang, yaitu Anton. Mitha mulai ketakutan memandang sekelilingnya. Apa yang akan terjadi samar-samar mulai terbayang di matanya. Jelas sekali dia akan diperkosa oleh 3 orang. Rupanya mereka sudah tidak sabaran lagi untuk segera memperkosa Mitha. Tangan-tangan mereka mulai merobek-robek pakaian gadis itu dengan sangat kasar tanpa perduli teriakan ampum maupun tangisan Mitha.

    Setelah menelanjangi Mitha sehingga Mitha benar-benar bugil. Sekali sentak Iwan menjambak rambut Mitha dan menariknya, sehingga tubuh Mitha yang tekulai di lantai terangkat ke atas dalam posisi berlutut menghadap Iwan.
    “An.., lo mau gue apain nih cewek..?” kata Iwan sambil melirik ke arah Anton.
    “Terserah deh.., emang gue pikirin..!”
    Iwan menatap sebentar ke arah Mitha yang sudah sangat ketakutan, air matanya nampak mengalir dan, “PLAK..!” tamparan Iwan melayang ke pipinya.

    Anton dan yang lainnya mulai membuka pakaian masing-masing, sehingga sekejap orang-orang yang berada dalam ruangan itu semuanya telanjang bulat. Mitha yang terduduk di lantai karena dicampakkan Iwan kembali menerima perlakuan serupa dari Anton yang kembali menjambak rambutnya, hanya saja tidak menariknya ke atas, tetapi ke bawah, sehingga sekarang Mitha dalam posisi telentang. Teman-teman Anton memegangi kedua tangan dan kaki Mitha, sedangkan Anton duduk tepat di atas kedua payudara Mitha. Erek erek 2d Penis Anton yang sudah mengeras dengan panjang 18 cm ditempelkan ke bibir Mitha.

    “Ayo isep kontol gue..!” bentak Anton tidak sabaran.
    Karena Mitha tidak juga membuka mulutnya, Anton menampar Mitha berkali-kali. Karena tidak tahan, akhirnya mulut mungil Mitha mulai terbuka. Tanpa ampun Anton yang sudah tidak sabaran memasukkan penisnya sampai habis, tonjolan kepala penis Anton nampak di tenggorokan Mitha. Anton mulai memaju-mundurkan penisnya di mulut Mitha selama 5 menit tanpa memberi kesempatan Mitha untuk bernafas. Mitha kesakitan dan mulai kehabisan nafas, Anton bukannya kasihan tetapi malah semakin brutal menancapkan penisnya.

    Selang beberapa saat, Anton mengeluarkan penisnya dari mulut Mitha, dan segera diganti oleh Penis Iwan yang panjangnya hampir 20 cm. Tejo yang sedari tadi memegang kaki Mitha mulai menjalankan aksinya. Paha Mitha ditarik ke atas dan mengarahkan penisnya ke vagina Mitha. Penis Tejo yang paling besar di antara kedua rekannya tidak terlalu gampang menembus vagina Mitha yang memang sangat sempit, karena masih perawan. edchiryouyaku.net Tetapi Tejo tidak perduli, penisnya terus ditekan ke dalam vagina Mitha dan tidak berapa lama Mitha tampak meringis kesakitan, tetapi tidak mampu bersuara karena mulutnya tersumbat penis Iwan yang dengan kasarnya menembus hingga tenggorokannya.

    Tejo memaju-mundurkan penisnya ke dalam vagina Mitha dan nampak darah mulai menetes dari vagina Mitha. Keperawanan Mitha telah dikoyak Tejo. Iwan yang tidak puas akan “pelayanan” Mitha nampak kesal.
    “Ayo isep atau gue cekik lo..!” bentaknya ke arah Mitha yang sudah dingin pandangannya.
    Mitha yang sudah putus asa hanya dapat menuruti keinginan Iwan. Mulutnya dimaju-mundurkan sambil menghisap penis Iwan.
    “Ayo cepat..!” kata Iwan lagi.
    Karena dalam posisinya yang telentang, agak sulit bagi Mitha menaik-turunkan kepalanya untuk mengulum penis Iwan, tetapi Iwan rupanya tidak mau perduli. Mitha melingkarkan tangannya ke pinggang Iwan, sehingga dia dapat sedikit mempercepat gerakannya sesuai keinginan Iwan.

    Hampir 30 menit berlalu, Iwan hampir ejakulasi, rambut Mitha ditarik ke bawah sehingga wajahnya menengadah ke atas. Iwan mencabut penisnya dari mulut Mitha.
    “Buka yang lebar dan keluarin lidah lo..!” bentaknya lagi.
    Mitha membuka mulutnya lebar-lebar dan menjulurkan lidahnya keluar. Iwan memasukkan kembali setengah penisnya ke mulut Mitha dan, “Ah.., crot.. crot.. crot..!” sperma Iwan yang banyak masuk ke mulut Mitha.
    “Telan semuanya..!”

    Mitha terpaksa menelan semua sperma Iwan yang masuk ke mulutnya, walau sebagian ada yang mengalir di sela-sela bibirnya.

    Tejo yang juga hampir ejakulasi mencabut penisnya dari vagina Mitha dan merangkat ke atas dada Mitha dan bersamaan dengan Iwan mencabut penisnya dari mulut Mitha. Tejo memasukkan penisnya ke mulut Mitha sampai habis masuk hingga ke tenggorokan mitha.
    Dan, “Crot.. crot.. crot..!” kali ini sperma Tejo langsung masuk melewati tenggorokan Mitha.
    Anton yang sedari tadi menonton perbuatan kedua rekannya melakukan hal serupa yang dilakukan Tejo, hanya saja Anton menyemprotkan spermanya ke dalam vagina Mitha.

    Begitulah selanjutnya, masing-masing dari mereka kembali memperkosa Mitha sehingga baik Anton, Tejo dan Iwan dapat merasakan nikmatnya vagina Mitha dan hangatnya kuluman bibir Mitha yang melingkari penis-penis mereka. Prediksi buku togel Mereka benar-benar sudah melampaui batasan keinginan berbalas denadam terhadap Mitha yang tadinya masih polos itu.

    Sebelum meninggalkan Mitha sendirian di rumah kosong, mereka sempat membuat photo-photo telanjang Mitha yang dipergunakan untuk mengancam Mitha seandainya buka mulut. Photo-photo tersebut akan disebarkan ke seantero sekolah Mitha jika memang benar-benar Mitha melaporkan hal tersebut ke orang lain.

    Hari-hari selanjutnya dengan berbagai ancaman, Mitha terpaksa pasrah diperkosa kembali oleh Anton dan kawan-kawan sampai belasan kali. Dan setiap kali diperkosa, jumlahnya selalu bertambah, hingga terakhir Mitha diperkosa 40 orang, dan dipaksa menelan sperma setiap pemerkosanya. Sungguh malang nasib Mitha.

    ***

    Baca Juga

  • Novel Dewasa: Seks Teman Kantor Hamil

    Novel Dewasa: Seks Teman Kantor Hamil

    Novel Dewasa – Seks Bugil Waktu itu gue udah married & bekerja di suatu perusahaan swasta di Jkt, kemudian suatu hari ada cewe cantik & imut dari kantor cabang di mutasi ke kantor pusat tempat gue kerja. Namanya Ayu, kulitnya putih (favorite gue), tinggi 162 cm, dadanya penuh berisi. Mukanya bersinar kayak ada cahaya, gue suka curi2 pandang utk liat mukanya dia. Awalnya gue nggak ngeh kalo dia lagi hamil krn dia suka pake baju yg longgar (baju monyet), eh setelah gue tau dia lagi hamil, gue malah jadi tambah pengen dekatin dia krn emang dari dulu gue suka banget ngeliat cewe hamil, kayaknya ada sesuatu yg berbeda antara cewe hamil dgn cewe biasa, lebih gimana gitu….

    Setelah pdkt beberapa minggu, and gue yakin dia juga ada rasa, gue ajak Ayu lunch di Ancol, padahal kantor gue di daerah Sudirman, he he he niat bro. Trus setelah mobil gue parkir di spot yg strategis (depan pantai), mulai deh gue usaha. Gue mendekat kearah Ayu, sambil ngobrol gue elus rambutnya yg sebahu, trus gue pijitin lehernya pelan, matanya mulai terpejam dan gue pelan2 kiss pipinya Ayu, dia kaget tapi diam aja, kmd gue trusin kiss bibirnya, trus mulai melumat pelan bibirnya. Awalnya Ayu tidak membalas, gue rasa krn dia masih malu tapi setelah bbrp menit kmd tangannya mulai berani merengkuh leher gue dan mulai membalas sambil bergumam mmhhh…..wah akhirnya kami pun ber-french kiss ria, dan bibir kami saling berpagut mesra, ….mantap rasanya bro, …..Hari itu hanya ciuman aja, krn masih saling sungkan he he he.

    Beberapa hari kemudian gue liat si Ayu keliatan sedih, trus gue nanya” ada apa Yu? Trus dia jawab ada keluarganya yg diopname tp dia belum sempet nengok krn suaminya sibuk trus. “Ya udah sini gue anterin kata gue, but gue minta dibayar ya?

    Novel Dewasa – Ih, kok minta bayaran sich? Mau dibayar berapa katanya. “Pake bibir Ayu ya, dia nya senyum2 gitu dengernya.

    Gue pergi ama Ayu pas lunch time. Singkat cerita setelah selesai bezuk, kita meluncur tak tentu tujuan, gue gelisah banget deg deg an. Trus gue nanya pelan ke Ayu, hutangnya kapan dibayar? Terserah kamu jawabnya. Enaknya dimana ya gumam gue. Terserah kamu aja jawabnya lagi. Wah udah lampu hijau nih pikir gue. Ya udah mobil gue arahin ke daerah MT Haryono menuju PN. Pas masuk ke pelataran PN, gue liat mukanya gelisah banget, trus gue pegang tangannya dan gue berkata” kalo Ayu nggak mau, kita pergi aja”. Ayu malah menggelengkan kepalanya and berkata “I’m ok”.

    Setelah kami masuk ke kamar. Gue langsung peluk dia erat dan diapun membalas, kemudian bibir kami saling bertaut, lumayan lama kami berciuman dengan posisi berdiri. Trus tangan gue mulai menjelajahi tubuhnya dari lehernya gue usap trus ke punggung dan pelan2 tangan gue mulai meremas payudaranya, ugh montok banget, memang cewe kalo lagi hamil, payudaranya padat montok banget. Ciuman gue udah mulai gue arahin ke telinganya……gue jilat pelan belakang telinganya Ah…ah trus yang…gue cium lehernya, and Ayu tambah mengerang , trus dia mulai mendesis..ssssshhhhh…..ketika jari gue udah mulai mengenai niplenya…kakinya mulai melemah, gue langsung tahan badannya spy tdk jatuh..

    Kemudian gue bawa Ayu ke arah ranjang dan gue rebahin dia, dan mulai membuka bajunya, Ayu sudah pasrah banget, mendesah dan menggumam tak jelas. Akhirnya Ayu tinggal memakai bra and cd, wah perutnya seksi banget, hamilnya kira2 udah 5 bulan. Gue cium perutnya yg hamil sambil tangan gue meremas payudaranya. Sensasinya bro…..gue nikmatin banget. Trus gue mulai buka bra-nya, wow padat banget, dan gue mulai mengulum niplenya, udah keras banget tanda dia udah mulai terangsang. Tangan gue mulai meraba cdnya dan mengusap cd luarnya dgn jari gue, ternyata udah mulai basah cdnya, diapun mulai terengah-engah. Sambil lidah gue masih menjilat niplenya, tangan kanan gue udah berada di dlm cd-nya dan mulai mencari klitorisnya

    Ugh…ugh ugh gumamannya tambah keras sewaktu tangan gue mulai aktif bergerak di daerah vaginanya, udah basah banget. Trus gue buka cdnya dan lidah gue turun ke vaginanya dan mulai menjilat pinggiran vaginanya, kemudian akhirnya gue menjlat bgn klitorisnya….wah wanginya beda banget, belum pernah gue mencium wangi yg khas kayak gini, ada gurih2nya lagi………lidah gue trus menjilat vaginanya sambil tangan gue mengelus perutnya yg hamil.

    Novel Dewasa – Trus yang…trus yang… desahnya , kmd gue masukin jari telunjuk gue ke dalam vaginanya……..aargghhhhh enak yang….katanya. Gue trus jilatin klitorisnya sambil telunjuk gue keluar masuk vaginannya, perlahan banget temponya krn gue takut ganggu kandungannya, trus yang ada malah si Ayu tambah terangsang dan kepala gue mulai diremas2 lembut saking nikmatnya. Setelah beberapa saat, gue mulai merasa napas Ayu tambah memburu dan badannya mulai menegang serta jepitan di vaginanya tambah erat trus tempo gue agak percepat….jari gue tambah mantap keluar masuk vaginanya…..dan akhirnya………oh sayang….gue mau keluar bisiknya. Teriak aja Ayu, jgn disimpan suaranya, teriak yg keras jgn malu!!!, nggak akan ada yg denger kata gue dan Ayu pun teriakannya mulai keras….aaaaaagh……..gue mau meledak …sayang…..uuuuhhhhh aaaaaahhh…..akhirnya keluar juga si Ayu, tangannya tambah keras menekan kepala gue. Jilatin trus gue lakuin, gue sedot gue minum semua cairan dari vaginanya….mhhhh nikmat banget rasanya.

    Trus kami berpelukan dan gue cium bibirnya sambil elus-elus perutnya yg sexy, and Ayu pun berbisik, aku cium ya “adiknya….” ugh gue langsung nelen ludah, “be my pleasure” kata gue….kmd dia cium palcon gue sambil megang ****** gue , trus lidahnya mulai menari-nari di ujung ****** gue sambil tangannya mengocok-ngocok serta berputar2 dari pangkal sampai ama leher ****** gue, gila enak abis, gue sampai mengerang kenikmatan.

    Gue pegang kepalanya dan gue bilang “udah ya mainin adik gue, daripada meledak di mulut kamu” dan dia bilang “biar aja, aku pengen rasain punya kamu…”wah tambah senewen gue dengernya. Akhirnya gue angkat juga kepalanya dan gue lumat bibirnya sambil gue raih badannya dan gue bikin dia telentang.

    Trus gue posisikan badan gue diatasnya, dan mulai arahin ****** gue ke liang vaginanya, gue pelan2 masukin ****** gue, masih seret nih pikir gue, padahal Ayu udah punya anak pertama, tapi mungkin karena di “cesar” jadi masih rapet. Sexy banget badan Ayu gue liat dari atas dengan perutnya yg membusung sexy.

    Novel Dewasa – Dengan sedikit usaha akhirnya gue berhasil memasuki vaginanya. Tangannya memeluk erat punggung gue, aaahhh trus yang… I’m yours….kata Ayu. ****** gue udah masuk semuanya, ah nikmat banget seperti ada yg gigit, mencengkram erat ****** gue, sampai gue meringis kenikmatan. Pelan2 gue turun naik kayak orang push up, nikmat tapi krn agak susah krn kehalang perutnya trus gue bisikin Ayu utk ganti posisi, spy lebih leluasa. Gue angkat badan Ayu dan dia bersandar di bagian kepala kasur dan dibawah pantatnya gue alasin bantal spy lebih tinggi.

    Sambil gue cium bibirnya, gue masukin lagi liang vaginanya ama ****** gue. Langsung blesss……….ah “yang” pas banget posisinya katanya. Gue juga merasa demikian krn perutnya jadi tidak menghalangi gerakan gue. Setelah masuk semua, gue diemin bbrp detik, “trus yang” katanya kok berhenti ? gue pengen nikmatin dulu rasa ini Yu jawab gue. And gue mulai gerak perlahan, maju mundur dengan tempo yg gue jaga. Bibir gue melumat niplenya dan tangan gue meremas payudaranya dan mengelus perutnya yg sexy. Man….viewnya sexy banget. Vaginanya terasa menjepit erat ****** gue. Gila….enak banget, gue harus atur napas gue untuk menjaga spy gue nggak meledak dulu.

    Dengan tempo yg tetep gue jaga, disertai elusan, rabaan, dan ciuman2 dari gue. Aura nafsu diantara kami semakin kuat, apalagi sesekali gue cium ketiaknya yg putih…..agh agh agh geli yang katanya. Kemudian badan Ayu mulai menegang dan tangannya tambah erat cengkram lengan gue tanda dia mau orgasm. Gerakan gue percepat , tambah cepat…..gue juga mulai merasa udah dekat ujung…..yes yes yes honey enak sayang….gue juga enak yu….

    Novel Dewasa – Waktu merasa gue mau keluar, gue langsung lumat bibirnya dan Ayu tambah keras mencengkram gue. Aahhhhhhh yang…gue mau meledak yang kata Ayu. Gue juga mau keluar Yu kata gue. Akhirnya meledak lah kami berbarengan, lahar yg gue tahan sejak tadi membasahi dalam vaginanya…..rasanya melayang sewaktu gue orgasm. Gue lumat dengan nafsunya bibir Ayu yg sexy. And Gue peluk Ayu dan gue cium perutnya. Trus Ayu berkata” Sumpah yang, enak banget yg tadi”. “I know, gue juga merasa nikmat” kata gue”.

    Trus setelah kita puas berpelukan, kitapun mandi bareng. Gue sabunin badannya dgn lembut, dan daerah yg paling lama gue sabunin adalah daerah perutnya. Gue usap lembut, dengan gerakan memutar, turun naik, gue nikmatin sensasinya. Ayu nanya” kamu suka perut ku ya. “Iya Yu jawab gue polos”. “Aku suka ama cewe hamil bisik gue lagi”. “Trus kalo gue udah melahirkan, kamu masih suka nggak ama aku tanyanya. “ Gue hanya senyum tak menjawab dan sambil mencium bibirnya, gue basuh badannya dan setelah gue keringan dengan handuk, pake baju and gue ajak dia balik ke kantor.

    Novel Dewasa – Gue itung-itung 5x gue ML ama Ayu, sampai kandungannya berusia sekitar 8 bulan. Dan guess what setelah Ayu melahirkan, gue ama dia tidak pernah ML lagi, tapi hubungan gue sama Ayu tetap baik sampai sekarang.

    Baca juga

  • Wattpad Dewasa – Ngentot dengan Anak SMP

    Wattpad Dewasa – Ngentot dengan Anak SMP

    Wattpad Dewasa – Aku seorang wanita berumur 30 tahun ibu dari dua orang anak. Tentunya statusku nikah dengan seorang suami. Kami telah terikat perkimpoian selama tujuh tahun. Aku nikah setelah berhasil meraih gelar kesarjananku di kota Bandung. Suamiku normal-normal saja. Untuk yang ketiga kalinya lubang vaginaku dimasuki oleh orang yang berbeda. Ternyata senjata milik Eko lah yang paling panjang dan besar. Aku khawatir kalau penis Eko agak susah untuk masuk ke dalam vaginaku.

    Aauw sakit fi belum selesai aku bicara sudah dimasuki penis adiku. Aach. Uuch masih seret tapi enak. Bener Mbak vaginamu ini Mbak Meski agak sulit menembus vaginaku karena masih perawan tapi ia terus memaksa sekuat-kuatnya. weleh weleh Perawanku cebol sat SMA.

    Kata orang-orang aku sangat cocok untuk seorang model. Dan aku belum mempunyai pacar. Aku anak ke 3 dari 4 bersaudara dan semua perempuan. Kakak-kakaku semua sudah mempunyai pacar kecuali adiku yang paling kecil kelas dua SMP. Pengalaman ini terjadi sekitar. Dan sekali lagi Muki memasukan penisnya ke vaginaku. Walaupun masih agak sulit tapi akhirnya lorong kenikmatanku dapat dimasuki oleh penis Muki yang besar. Dorong yang keras Muk lebih keras lagi desahku. Kabar Terbaru dan Terpanas Ngentot di Sekolah.

    ternyata masih ada juga nak smp sb yg masih virgin memek ce virgin emang paling enak kata malik. dia mengenjotku semakin liar dan tanpa sadar goyangan pingulku dan hisapanku terhadap penis ardy jg semakin cepat. tak lama aku orgasme. penjaga sekolah itu telah telanjang bulat dan penisnya yg lebih besar dari ardy dan malik dengan gagahnya mengangkangiku seakan menginginkan lubang untuk dimasuki. ia menuntun penisnya kemulutku untuk kuhisap. aku kewalahan karena. Pak RT-ku Yang Nakal dewasex.

    Wattpad Dewasa – Dia menanyaiku sekitar masalah anak muda seperti kuliah hoby keluarga dan lain-lain tapi matanya terus menelanjangiku. Dik Citra lagi olah raga yah soalnya badanya keringatan gitu terus mukanya merah lagi katanya. Sat berciuman itulah Pak Vito menempelkan penisnya pada vaginaku lalu mendorongnya perlahan dan ah. mataku yang terpejam menikmati ciuman tiba-tiba terbelakak waktu dia menghentakan pingulnya sehinga penis itu menusuk lebih dalam.

    Secara tidak sadar aku menjepitkan kepala penis anaku yang masih sangat sensitif itu dengan bibir vaginaku. Hal itu spontan terjadi sebagai reaksiku yang merasa geli dimasuki benda kecil yang aneh. Engh. desahku tak sadar sat penis kecil anaku sedikit demi. Akupun sadar bahwa sat dia menyetubuhiku sedari tadi anaku sama sekali bukan karena nafsu birahi yang sudah muncul namun sifat polos anak kecilnya yang ingin meniru semua yang dilakukan orang tuanya. mesum Ngentot di Sekolah.

    Bela waktu itu baru tamat smp dan mau melanjutkan sekolah ke jenjang smu sementara gue masih kuliah tingkat skripsi tetapi sudah sambil bekerja. Dan sejak gue perhatikan kedatanganya dalam hati gue berpikir ini anak kampungan banget sih. membelai-belai permukan vaginanya dengan penis gue. Itu sangat membuat wanita manapun akan bergairah untuk mengeluarkan lebih banyak lagi pelumas cairanya. Dan erangan yang keluar dari adik gue semakin membuat gue.

  • Novel Erotis – Istri Selingkuh Saat Kemerdekaan

    Novel Erotis – Istri Selingkuh Saat Kemerdekaan

    Novel Erotis – Cerita Seks yang dilakukan istriku ini adalah cerita novel erotis yang terjadi ketika terjadi pesta HUT RI di desaku. Aku tak menyangka istriku benar benar melakukan hubungan seks dengan tetanggaku. Cerita Panas yang dilakukan istriku membuat diriku menjadi naik pitam. Daripada aku makin marah lebih baik langsung saja cerita yang dialami oleh istriku yang justru bukan denganku. Pesta 17 Agustus kemarin sunguh sukses di kampungku. Namun bagiku kegiatan itu justru meninggalkan luka dan kenangan yang tak pernah kuharapkan.

    Untuk partisipasi pada panitia yang telah berusaha untuk menggembirakan warganya aku mengikuti lomba catur yang diselenggarakan. Lumayan untuk memperebutkan Piala Lurah Jonggol. Dan sebagai pecatur yang banyak pengalaman aku yakin bahwa Piala Pak Lurah akan menambah koleksi pialaku di rumah.

    Pada malam final aku dipertemukan dengan jagoan catur RW lain dengan dihadiri Pak Lurah sendiri yang membuka acaranya. Dengan disaksikan para tetangga dekat maupun jauh pada sekitar jam 8 malam aku telah duduk semeja menghadapi papan c

    atur dengan lawanku. Diperkirakan pertandingan final ini akan berlangsung sedikitnya 2 jam sejak dimulai.

    Waktu merangkak semakin malam. Udara Jonggol yang cukup berangin memberikan kesejukan yang nyaman. Aku bayangkan alangkah nikmatnya tidur dengan udara sejuk macam begini sesudah beberapa malam kurang tidur dalam upaya memperebutkan malam final ini.

    Tiba-tiba, belum juga 1 jam pertandingan berlangsung, aku diserang perut mulas dan harus ke belakang buang air. Kepada panitia aku memberi tahu dan minta ijin. Sesudah berunding dengan pemain lawanku, akhirnya aku setengah berlari pulang untuk buang air. Aku pikir salah makan apa hari ini.

    Sesampai di depan rumah kulihat pintu rumahku telah tertutup dan lampu ruang depan nampak telah dimatikan. Kemungkinan istriku telah tidur atau sibuk nonton TV di ruang belakang. Namun aku yang memang siap pulang malam telah membawa kunci cadangan agar tidak perlu membangunkan istriku.

    Saat aku hendak memasukkan kunci ke lubangnya aku terhenti. Jantungku berdegup kencang. Kulihat di lantai depan pintu kok ada sandal yang sangat aku kenali. Sandal itu milik Pakde Darmo tetangga sebelahku. Kami panggil Pakde karena usianya yang cukup jauh di atas kami. Lebih dari 55 tahunan.

    Kami memang akrab bertetangga dan sering saling bertandang, Tetapi bukan malam-malam macam sekarang ini, apalagi saat aku tidak berada di rumah. Aku langsung khawatir dan cemas. Ada apa Pakde Darmo bertandang ke rumahku malam-malam begini? Dan dimana istriku ? Apa yang mereka lakukan berdua di dalam rumahku ?

    Novel Erotis – Aneh, sakit perutku langsung lenyap. Aku penasaran dan aku tunda untuk tidak memasuki rumah. Aku akan ke jendela samping. Ada 2 jendela di samping rumahku. Dari lubang angin diatas jendela pertama aku bisa melihat ruang keluarga dimana istriku biasanya menghabiskan waktunya di depan TV. Dan dari jendela yang kedua aku bisa melihat kamar tidurku.

    Aku mengendap-endap dirumahku sendiri menuju jendela pertama. Dengan bangku plastik yang

    selalu ada disana aku naik mengintip lubang anginnya. Ah.. Tak nampak orang disana. Aku

    mulai curiga. Kalau bertamu kenapa tidak di ruang tamu. Pelan-pelan aku turun dan pindah ke jendela ke dua.

    Novel Erotis – Belum juga aku naik aku mendengar suara orang ngomong,

    “Paling Mas Bas baru pulang nanti sekitar jam 11 malam. Kalau menang khan harus menunggu upacara penyerahan piala dulu,” itu jelas suara Indri istriku. Aku heran kenapa yang semestinya merindukan aku agar cepat pulang malahan mensyukuri aku lambat pulang.

    “Hhmm..” sebuah jawaban yang sangat berwibawa. Tanpa kata namun penuh makna. Suara berat macam itu siapa lagi kalau bukan suara Pakde Darmo. Aku penasaran. Dengan bangku plastik itu aku melongok ke kamar tidurku.

    Seperti Saddam Husein yang kena roket pasukan Sekutu aku hampir jatuh telentang saat menyaksikan apa yang telah kusaksikan. Di atas ranjang pengantinku dua orang yang aku cari ini sedang berasyik masyuk, melepaskan hasrat syahwat birahinya. Seperti penampilan hari-harinya Pakde Darmo hanya bersarung dengan kaos singletnya. Perutnya yang buncit tak bisa disembunyikan. Sementara istriku Indri telah setengah bugil. Hanya celana dalam dan BH-nya yang tinggal.

    Dengan menindih tubuh Indriku mulut Pakde Darmo nyosor mengenyot-enyoti teteknya. Pantesan dia tak bisa ngomong.

    Sarung dan kaos singletnya dibuka dulu Pakde, nanti lecek,” istriku mengeluarkan omongan lagi sambil tangannya meraih menarik lepas sarung dan singlet Pakde Darmo. Kini Pakde sepenuhnya telanjang dan istriku tinggal bercelana dalam dan kutang saja.

    Dengan perut buncitnya Pakde memeluki istriku dari belakangnya. Nampaknya Pakde suka nembak perempuan dari arah belakangnya. Tangan dan kakinya yang berbulu cukup lebat memeluk tubuh istriku. Bibirnya nyosor terus ke kuduk, ketiak dan buah dadanya. Tampak olehku puting susu Indri yang berwarna merah kecoklatan itu sudah berdiri tegak mengacung dengan pongahnya menandakan sudah sangat terangsangnya birahi Indri. Indriku nampak begitu menikmati dan larut dalam ulah Pakde Darmo ini. Rupanya permainan ini sudah cukup jauh. Kini mereka tengah mendaki puncak nikmat hubungan syahwat antar tetangganya.

    Pakde Darmo adalah tetangga samping kanan rumahku. Dia adalah pensiunan pegawai rendahan sebuah BUMN. Walaupun usianya sudah lebih 55 tahun namun perawakannya masih sangat sehat. Dia tak pernah berhenti joging di pagi hari dan sesekali mengangkat barbel untuk merawat ototnya. Sebagai lelaki Pakde Darmo sesungguhnya tidak tampan. Namun dengan perut buncitnya dan bulu-bulu di badannya, Pakde Darmo sering mendapat lirikan para perempuan di kampung. Mungkin istriku, yang usianya 20 tahun lebih muda dari Pakde diam-diam mengimpikan bagaimana tidur dengan lelaki berbulu macam Pakde Darmo ini.

    Dalam gelinjangnya istriku bangkit berbalik. Bibirnya menjemput bibir Pakde Darmo untuk berpagut sesaat sebelum lumatannya melata ke leher kemudian dada Pakde. Nampaknya istriku begitu keranjingan dengan bulu-bulu Pakde Darmo. Dengan penuh gairah lidah dan bibirnya menjilat dan mengenyoti bulu dada Pakde. Aku sangat ‘shock’ menyaksikan apa yang tengah berlangsung ini.

    Novel Erotis – Aku sama sekali tidak mengira bahwa Indri istriku selama ini juga terobsesi pada Pakde Darmo. Tetapi yang lebih menampar harga diriku adalah membawanya ke ranjang dimana sehari-hari dia bersamaku. Aku tak mengerti apakah Pakde Darmo yang secara aktif memulai ataukah Indri yang sering menggoda syahwat Pakde.

    Kini segalanya berubah cepat. Pakde sudah mengambil alih kendali. Dia sepenuhnya menindih tubuh Indri yang membuka selangkangannya. Tangan Indri dengan tangkas meraih kemaluan Pakde Darmo yang memang lebih gede dan panjang dari kemaluanku. Mungkin hal ini juga hal yang membuat Indri demikian terobsesi pada Pakde.

    Dan yang terjadi berikutnya adalah ayunan Pakde dan goyangan istriku yang di bawahnya. penis Pakde nampak begitu kaku dan tegar menembusi nonok Indri yang disekelilingnya ditumbuhi bulu-bulu jembut keriting yang sangat subur menutupi lubang kawinnya.

    Istriku menjerit kecil dan terus mendesah dan merintih. Kenikmatan birahi begitu menenggelamkan keduanya. Nampak cakar-cakar Indri sudah siap menghunjamkan kukunya pada punggung Pakde. Menyaksikan Pakde Darmo dan Indri istriku demikian nikmatnya saling mengayuh syahwat aku jadi terbawa hanyut. penisku jadi ngaceng. Aku pengin mengelusi dan mengocok-ocoknya sambil menyaksikannya bagaimana istriku dilanda nikmat orgasmenya saat dientot Pakde Darmo ini.

    Dengan dengusnya yang cukup meriuhkan kamarku nampaknya Pakde sedang menjemput puncak nikmatnya. Dia percepat genjotan penisnya. Sementara demikian pula Indri istriku. Nampaknya orgasmenya akan hadir bersama ejakulasi Pakde. Kuperhatikan batang penis Pakde yang berkilatan oleh lendir kawin Indri nampak seperti piston mesin diesel yang keluar masuk ke lubangnya. Aku membayangkan betapa nikmat melanda sanubari istriku. Dan.. Aahh.. ttuuhh.. lihaatt..

    penis yang terus menggenjot itu nampak membawa begitu banyak lendir dan busa keluar masuk vagina Indri. Indri telah mengeluarkan cadangan lendir birahinya. Dan tubuh istriku nampak menegang dan kemudian berkejat-kejat. Cakarnya menghunjam dan melukai punggung Pakde. Indri mendapatkan orgasmenya yang sangat dahsyat selama, yang dalam pikiran dia, aku sedang bermain catur demi Piala Lurah Jonggol.

    Dan aku tak mampu menahan diriku. Aku kocok terus penisku sambil menyaksikan betapa sensasionalnya melihati istriku dientot tetanggaku sendiri dan kini melihati peju lelaki itu berserak meleleh dari lubang nonoknya. Pejuku muncrat menembak kaca jendelaku.

    Aku cepat turun dari bangku plastik. Aku harus cepat balik ke pertandingan sebelum panitia menyusul aku.

    Istriku membuka pintu dan menyambut aku dengan bangga. Dia yang menaruh pialaku itu di tempat yang terbaik di ruangan itu.

    Baca juga