KONGJONES CERITA DEWASA LENGKAP

CERITA SEX BERSAMBUNG

Blogs

  • Bercinta dengan Calon Istri Orang – Part 3

    Bercinta dengan Calon Istri Orang – Part 3

    Cerbung Sex – Saya mencoba mencairkan suasana, dengan bertanya-tanya mengenai kesibukan pekerjaan hari itu.Selama aku bertanya kepadanya, ia hanya menjawab singkat dengan kata-kata iya dan tidak. Hanya itu yang keluar dari mulutnya. “Mas, Ternyata, dengan mengingat statusnya saat ini sebagai tunangan Yoga, Eksanti masih belum bisa menerimaku yang membawanya ke dalam pondok ini. Namun aku…

  • Bercinta dengan Calon Istri Orang – Part 2

    Bercinta dengan Calon Istri Orang – Part 2

    Cerbung Sex – Dalam hati aku tersenyum dengan kalimat “ingin membantu..” yang diucapkannya. “Santi, aku hanya ingin pergi berdua denganmu, sekali saja.., sebelum kamu benar-benar menjadi Yoga. Agar aku bisa melupakanmu”, kataku memohon. “Kita kan sama-sama sudah ada yang punya, Mas.., nanti kalau ketahuan gimana?” Nah, kalau sudah sampai disini saya merasa mendapat angin. Kesimpulannya…

  • Bercinta dengan Calon Istri Orang – Part 1

    Bercinta dengan Calon Istri Orang – Part 1

    Cerbung Sex – Kejadian ini terjadi sekitar 5 bulan lalu dan yang aku ingat hubungan Eksanti Dan Yoga sudah membaik dan mereka merencanakan sebuah tunangan dan sebentar lagi akan melakukan pernikahan dalam waktu yang singkat ini. Ketika itu mereka tinggal dalam sebuah rumah kost yang sama di daerah Selatan – Jakarta, meskipun berbeda kamar, karena…

  • Mamaku Idamanku dan Tetangga : Part 7

    Mamaku Idamanku dan Tetangga : Part 7

    Cerita Ngentot Bersambung – Adik kami yang paling kecil dengan penisnya yang belum disunat itu tetap bisa mengacung dengan keras. Dengan telaten mama lalu membimbing Bobi untuk mendekatinya. “Bobi tau kan ini namanya apa?” “I-iya ma, ini titit” “Hihihi.. iya Bobi, atau penis, disebut kontol juga boleh” ajar mama pada anak bungsunya itu. Bobi mengangguk-angguk.…

  • Mamaku Idamanku dan Tetangga : Part 6

    Mamaku Idamanku dan Tetangga : Part 6

    Cerita Ngentot Bersambung – Sore harinya saat papa belum pulang. Mamapun benar-benar bertanya pada Andra dan Bobi. Aku hanya memperhatikan dan mendengar dari jauh saja. “Kamu beneran liat kakak dan mama waktu itu sayang?” tanya mama. “I..iya ma” jawab mereka berdua tergagap. “Maaf yah sayang… tapi kalian gak kasih tahu papa kan?” “Ng..nggak kok ma,…

  • Mamaku Idamanku dan Tetangga : Part 5

    Mamaku Idamanku dan Tetangga : Part 5

    Cerita Ngentot Bersambung – Mama kemudian beres-beres rumah dengan bertelanjang bulat. Sebuah pemandangan yang membuat aku berdegub kencang. Mama terlihat sangat seksi. Dengan kondisi perut buncit karena hamil dia tetap lihai membersihkan rumah. Sesekali mama melempar senyum padaku seakan-akan dia tahu kalau aku sedang terpesona melihatnya. Setelah selesai membersihkan rumah, pak Jupripun datang. Waktunya sunguh…

  • Mamaku Idamanku dan Tetangga : Part 4

    Mamaku Idamanku dan Tetangga : Part 4

    Cerita Ngentot Bersambung – “I..iya ma…” jawabku lalu kembali mengenyot susunya.“Keluarin aja sayang… jangan di tahan” Kocokan mama semakin cepat, akupun juga semakin bernafsu mengenyot susu mama. Hingga akhirnya aku tidak tahan lagi untuk mengeluarkan spermaku. “Crooooottt crrroooooottttt” Spermaku muncrat dengan banyaknya, berhamburan membasahi tangan mama, perutku, perut buncit mama, serta sprei tempat tidur. “Makasih…

  • Mamaku Idamanku dan Tetangga : Part 3

    Mamaku Idamanku dan Tetangga : Part 3

    Cerita Ngentot Bersambung – “Eh, udah kamu kunci?” tanya mama sambil masih dipeluk dari belakang oleh pak Jupri yang jelek itu. Tangannya juga membelai-belai perut buncit mama. “Udah ma. Hmm… Ma…”“Iya sayang?” “Gak takut ketahuan Papa?” tanyaku.“Ya kamu jangan kasih tahu dong… hihihi” “Terus itu… mama kan lagi hamil…”“Aman kok sayang…” “Tapi itu anaknya Papa…

  • Mamaku Idamanku dan Tetangga : Part 2

    Mamaku Idamanku dan Tetangga : Part 2

    Cerita Ngentot Bersambung – Aku rasa sudah cukup dan memutuskan untuk menyudahi aksi menguping ini. Dengan pelan-pelan aku beranjak dari sana dan keluar dari rumah. Hatiku kacau, perasaanku masih campuraduk karena apa yang baru saja terjadi. Akupun memutuskan untuk berputar- putar dulu hingga jam seharusnya aku pulang sekolah. Itupun setelahnya aku juga ragu untuk segera…