KONGJONES CERITA DEWASA LENGKAP

CERITA SEX BERSAMBUNG

Category: Cerita Panas

  • Cerita Sex Bercinta Dengan Janda Bahenol dan Sangean

    Cerita Sex Bercinta Dengan Janda Bahenol dan Sangean

    Cerita Panas – Perkenalkan Namaku Zakir, Umurku sudah menginjak 28 tahun, Aku sudah punya seorang istri yang cantik dan molek, Tapi masih tidak dikaruniai seorang anak. kami membuka usaha restoran yang besar dan beranggotakan 150 orang karyawan, Hidup kami selalu bahagia dan harmonis tetapi itu semua berubah ketika aku sudah mengenal sih Janda Kembang anak satu itu.

    Janda Kembang ini merupakan salah satu karyawan di restoran kami. Dia bernama Diana kami seing memanggilnya dengan panggilan Yaya sapaan akrab di restoran yang ku miliki. Yaya umurnya baru 22 tahun tetapi sudah menjanda, banyak dari karyawan di tempatku yang mencoba mendekatinya tetapi dia masi menolak mereka. Bagaimana tidak Yaya yang bertubuh montok dan masi sangat menggiurkan bagi banyak mata lelaki yang melihatnya.. Dengan ukuran payudara yang besar, dan bokong yang montok rambut panjang dan kulit yang mulus warna langsat membuat ku juga sering membayangkan kenikmatan bersetubuh dengannya..

    Beberapa kali aku menyapanya dia selalu tersipu malu, aku sering memikirkan apakah dia tertarik kepadaku.

    “Yaa, gimana hari ni apakah ramai pengunjung di restoran kita?” tanyaku.

    “Eeumm.. Cukup rame pak.. Tadi juga ada beberapa tamu yang memesan untuk hajatan besar.” Yaya menjawab dengan suaranya yang lembut dan sedikit manja.

    “Jangan panggil pak.. Panggil saja mas..” aku tersenyum kepadanya. Pembicaraan kami di restoran sekedar sebatas itu, namun aku selalu memperhatikannya. Suatu waktu Yaya menghampiriku dan memintaku untuk meminjamkannya uang untuk kebutuhan membeli susu anak katanya. 

    “Mas.. mohon ijin bole ga kalau Yaya meminjam uang untuk kebutuhan anak?, soalnya mas kan sering memberikan bonus , namun kali ini bonusnya sudah Yaya pakai kebutuhan mendadak.. Boleh ya mas?”

    “Baiklah yaya, ini aku berikan tuk kamu Ya..” Sembari aku mengambil uang dari kantongku sekitar 5 jutaan yang baru saja ku menangkan dari perabetmobil.com yang selalu memberi bonus besar kemenangan. Yaya terlihat cukup senang, dan sangat berterima kasih kepadaku.

    Suatu waktu aku bertemu dengannya saat dijalan pulang lalu kusapa dan kami ngobrol2 selepas itu hujan tiba2 turun tanpa ada gerimis sebelumnya jadi kami secepat kilat berlari untuk mencari tempat berteduh karena semua pakaian kami basah.

    “Hujan nih Ya” kataku.

    “Iya nih za, pakaianku jadi basaha semua hufff” jawabnya
    lalu kami berdiaman dan berusaha untuk menghangatkan diri masing masing, setelah itu tidak lama Yaya nyeletuk membuka percakapan duluan

    “Kamu kedinginan Ya ?” katanya.

    “Kalau kamu kedinginan sini aku peluk” kataku sambil bercanda.

    “Boleh saja kalau kamu mau” tawarnya

    tanpa basa-basi langsung kupeluk tubuhnya yang semok dan berisi itu, Yaya Hanya dia dan merasakan kehangatan tubuhku yang kekar. Setelah 15menitan aku mendekap tubuhnya akhirnya hujannya meredah dan kami putuskan untuk pulang ketika kami setegah perjalanan, Yaya memelukku kembali dipeluk tubuhku erat sekali ntah kenapa

    “Kamu masih kedinginan nah?”tanyaku

    Yaya hanya diam dan mempererat pelukannya dan kurasahkan bongkahan toketnya yang menempel kuat dipungggungku dan kurasakan ada tonjolan kecil yang digesek2 oleh YaYa dipunggungku. oh shit! ternyata putingnya yang sudah mengeras akibat hujan ini mungkin YaYa jadi Horny, Karena tau begitu kupercepat laju kendaraaanku sampai kerumah YaYa

    “Za? Ayuk masuk dulu ngeteh biar anget dikit” ajaknya menarik tanganku

    “Sudah kita diluar saja, ntar nggak enak dilihat tetangga”kataku

    Mungkin YaYa sudah dikuasi oleh hawa nafsunya karena tidak tahan lagi dia tidak memperdulikan ucapanku lagi, ketika sudah masuk kerumahnya kulihat ternyata sedang sepi lalu kukunci pintunya dan kudekap tubuhnya langsung kulumat bibirnya dia hanya diam dan bergerak mundur sambil membimbing mengarah kedalam kamarnya

    “Mmhhfff Srrup,” desah YaYa yang sedang kesetanan menyedot lidahku.

    Aku terus menyerangnya dengan bergairah sama dengan semangatku saat bermain slot pulsa tanpa potongan. Tangankupun tak tinggal diam, kulepas bajunya yang ternyata dia sudah dtidak memakai bra lagi lalu kuremas toketnya yang menantang itu dia semakin kepanasan seperti cacing karena sudah tidak tahan lagi

    “Mmmmhhhsss pelan2 saja Za” katanya sambil melepas celanaku dan celana dalamku.

    Kugendong dia kearah ranjangnya kubaringkan tubuhnya yang masih sedikit dingin kau kupeluk dia tapi kami masih saling melumat bibir dan tangan kami tidak berhenti memegang satu sama lain. 

    Kontolku yang dari tadi ngaceng tampak tegak sekali. Aku kembali mengulum bibirnya yang sexy itu sambil tanganku mengelusi pantat yang putih. Yaya ciumanku dengan bernafsu. Setelah puas dengan bibirnya aku menyingkapkan pakaian luar dan dalamnya termasuk CDnya, Sudah terlihat dengan jelas tubuh Yaya yang mulus, putih tergulai lemas. Kemudian aku menciumi buah dadanya yang kiri sedangkan tanganku meremas buah dadanya yang kanan.

    “Aww… Sshhhtt Mmmmhhhh” rintihnya yang membuat aku tambah bersemangat.

    “Toket kamu menggoda sekali Ya? pantes banyak yang pingin ngerasahin tubuh kamu” kataku.

    “Hushh, lagian aku sudah lama tidak pernah disentuh oleh lelaki” katanya sambil mengocok kontolku.

    “Wahh sayang banget dong, Padahal tubuh kamu masih bagus banget nih” kataku merayunya.

    “Aahh sudahlah, lanjutin permainan kita saja” katanya

    Lalu aku mulai menjilati memeknya yang telah basah oleh cairan birahi.

    “Aahh Oooshhh… Kamu bisa muasin memek ini, aku bakal kasih kesempatan sama kamu nanti” katanya sambil merintih.

    “Oooshh oooshh, Aaah.. Mmhh Sshht Mmmmhh!!” rintihnya lagi.

    Sesaat kemudian YaYa menekan kepalaku semakin dalam di memeknya, dan ternyata dia mendapat orgasmenya yang pertama. Kuhisap terus klistorisnya sambil kumainkan dengan lidahku membuat dia semakin gila mengelinjang

    “Yeh, lemah amat gitu aja kamu udah orgasmee” kataku ngeledek dia.

    “Hehe Namanya juga sudha tidak pernah dirangsang kaya gitu, Lihat aja nanti aku balas yah” jawabnya sambil mencubitku

    “Whahah,”aku hanya tertawa dan mencium bibirnya sambil tanganku mengosok klistorisnya yang membengkak

    “Ooouughh Ssshhhtt Mmmmhh” desahnya perlan dia langsung melepas kulumanku karena sudah bosen dia lebih tertarik untuk menghisap kontolku

    “Waktunya pembalasannku! Kamu nikmati saja yah sayang” katanya.

    “Lumayan besar juga kontol kamu, Sangggup nggak muasin aku dengan ukuran segini?” tanyanya memasang wajah nakal.

    “Bisa dong, malah kamu ntar yang minta tambah hihi” kataku mengoda balik

    Dia langsung melahap penuh kontolku dihisap dan dikocoknya tanpa henti seperti kehausan “Srupph Srrupphh Srupptt Mmmmhh” bunyi sedotan mulutnya tanganku memajumundurkan kepalanya dikontolku dia semakin ganas menghisap kontolku tanpa ampun dia terus saja menghisap kepala kontolku dengan kuat yang membuatku super kegelian sesekali lidahnya bermain dengan lubang kencingku. Membuatku sangat bernafsu dan menikmati permainannya. Sama ketika kenikmatan mendapatkan bonus slot pulsa.

    “Aahh enak Ya” desahku

    “Aahh enak, enak Ya jilati terus Yan aahh!!” rintihku.

    Setelah kurang lebih 20menitan YaYa menghisap kontolku tapi aku tidak segampang itu menjebolkan pertahananku, Dia hanya tertawa karena aku sangat tahan lama. membaringkannya secara telentang. YaYa mengerti dan segera membuka pahanya lebar lebar. Aku segera mengarahkan kontolku dan menyentuh lobang memeknya yang semakin banjir oleh cairannya.

    “Buruuan masukin sayang, aku udah nggak tahan lagi” pintanya.

    Aku tersenyum memandangnya sambil mengangguk.

    “Aaaahwww…Aaaahhh…Sssshht Mmmmhhh” desah YaYa

    Walaupun Memek YaYa Masih agak sempit tapi sepenuhnya kontolku masuk kedalam memeknya dibantu oleh cairan kewanitaannya,Aku menghentikan dorongan pantatku dan mendiamkannya sejenak. Setelah nafas YaYa sudah kembali normal aku mendorong laju kontolku ke dalam memeknya.

    “Mmmmmhhh Yeahh Aaaahh Yeahhh Ouughhh Sshht Ehmm” erangnya dengan liar.

    Mendengar itu aku tambah bersemangat untuk memompa kontolku didalam memeknya. Kemudian aku memeluknya sambil berbisik ditelinganya,

    “Aku mau kamu jadi milikku Ya” kataku

    “Oohh.. Sshhtt Enakkk tauu…Sudah nanti saja aku beritahu..” racaunya.

    “Sudah Entot Saja Memek aku, Puasin akuu!” Katanya lagi.

    Aku memperkencang genjotanku dan kudalamkan hujamanku sampai mengenai dinding rahimnya YaYa mendesah sejadinya karena sudah tidak memikirkan apapun karena sudah tenggelam oleh kenikmatan

    “Aaaahh teruss Za..aa Enaak bangett Entot Memek aku sampai mentokk” Rancaunya semakin menggila beberapa tangan kananku bermain dengan toketnya yang sintal itu putingnya kupelintir2 sedangkan tangan kiriku memainkan klistorisnya
    Karena semua rangsangan itu membuat dirinya bobol dannn….
    “Aahaah Sssh..hh Aaah…hh Oohh mmmhh Aaa…kuu..u keee..luuua…rrr Saaayang.g..g” tubuhnya bergetar

    hebat dan mengelinjang bicaranya terbata2 karena kenikmatan itu melanda pikirannya

    Setelah beberapa menit dia sudah agak mendingan, dia mendorongku dan mengenggam batangku dia jongkok diatas batangku dan mengarahkannya kedalam lubangnya,, “Mmmmhhh Aaahssshhh Blesssshh” Perlahan-lahan digoyang pinggulnya maju mundur maju mundur terkadang diputar putarnya kontolku dan dipomponya dengan tenang tapi membuat kepalaku ingin meledak karena goyangannya membuat kontolku serasa ingin meledakkan sperma

    “Aahh ssshhtt kamu jagoo banget goyangnya Ya” kataku mengguminya bukan karena dia cantik tapi dia juga pandai memuaskan pria sepertiku yang sudah lama tidak mendapatkan kenikmatan seperti ini. Hari ini memang keberuntungan kuu,, pagi harinya aku mendapatkan bonus deposit pulsa tanpa potongan, sore harinya aku mendapatkan Yaya..

    “Sekarang gantiian kamu yang bakalan kalah denganku” katany mempercepat goyangan dan pompahan memeknya pada kontolku

    “Ooohh Aaahhsss Mhhh Aaahh” 20menitan berlalu kami terus menggunakan gaya WOT dan akhirnya aku sudah tidak kuatlagiiii aku berteriak kencang sambil menghujam kontolku dengan kuat sampai mentok rahimnya

    “Aaakuu keeeluuarrr Yaa” kuentot memeknya dari bawah YaYa pun sepertinya ingin orgasme juga makanya dia memompa lebih kuat Dann…..

    “Aahh!!Aaaaaaaahhhhhhh!!!” kami berdua orgasme bersamaan Jeritku sambil memeluk erat tubuh YaYa lalu kutekan dalam dalam kontolku kusemburkan sperma kental itu didalam

    Kemudian kami berdua terkulai lemas

    “Nakall bangett kamu yah sampai buat aku orgasme 2kali” katanya

    “Aku sudah lama menginginkan tubuhmu Ya”

    “Aku sudah tau itu kok, kamu sering memperhatikan Toket dan Mengintip aku mandi”katanya
    “Tapi sekarang kamu tidak perlu begitu lagi, sekarang kamu bebas untuk menikmati tubuhku, Aku siap untuk melayanni kamu kok sayang” sambungnya..

    Hari itu adalah hari yang sangat berkesan bagiku dan Yaya, setelahnya pun kami cukup sering melakukannya lagi di sela sela waktu saat Yaya setelah selesai berkerja di tempatku..

    ***

    Baca Juga

  • Malapetaka Dimulai : Tragedi Aida Part 2

    Malapetaka Dimulai : Tragedi Aida Part 2

    Cerita Dewasa Bersambung – Aida berontak dan menggelinjang sekuat tenaga berusaha melepaskan dirinya dari ancaman bahaya yang akan menimpa, namun apalah arti tenaga seorang istri setia bertubuh asri semampai menghadapi lelaki yang telah lama menginginkannya dan kini telah menerkamnya bagai singa menerkam kancil lemah – dan kancil ini segera diseret untuk memasuki kamar tidur!

    “Hmmppffh… iieeehmph… tolooong ! N-nggak maau… lepaskan ! Auuw… ieeffhhh… ” caci maki suara Aida yang teredam sehingga tak keluar semuanya.

    Pak Sobri tak perduli atas protes dan rontaan korbannya, karena dengan tenaganya yang sangat kuat ia telah berhasil menyeret mangsanya memasuki kamar tidur yang selama ini hanya dihuni dan ditiduri oleh Aida dan suaminya yang sah, yaitu ustadz Mamat. Pergulatan dua insan tak sebanding tenaga itu semakin menjadi ketika pak Sobri telah berhasil menghempaskan Aida ke atas ranjangnya.

    Tubuh pak Sobri yang agak gemuk di atas 75 kilo itu semakin penuh dengan keringat ketika ia semakin ganas menindih tubuh Aida yang hanya sekitar 46 kilo. Mulut Aida yang selalu terhias dengan senyum manis itu kini tertutup oleh bibir dowér pak Sobri. Bukan hanya ciuman-ciuman rakus yang sangat mengganggu, namun aroma tidak menyenangkan disertai bau rokok membuat Aida sangat muak. Apalagi ketika dirasakannya bahwa pak Sobri menjulurkan lidahnya yang penuh ludah menjijikkan menerobos masuk, Aida mulai sangat mual dan terasa ingin muntah. Pak Sobri yang terbiasa ikut judi bola ini punya kebiasaan jarang membersihkan mulut.

    Aida berusaha mencakar muka dan terutama mata si pemerkosanya, namun pak Sobri sangat sigap dan langsung dengan hanya satu tangan berotot dan jari-jari sangat besar bagaikan beruang merejang kedua pergelangan tangan Aida. Ditekan dan diringkusnya kedua nadi nan langsing itu ke atas kepala yang masih terlindung jilbab, sehingga Aida tak mampu bergerak apalagi mencakar. Dengan ditindih tubuh sedemikian berat, Aida merasakan sangat sukar bernafas dan semua gelinjang gelisah serta rontaannya justru semakin memacu birahi pak Sobri.

    Dirasakan oleh lelaki durjana ini betapa lembut nan montok dua bukit gunung penghias dada Aida, membuatnya jadi semakin horny. Dengan kasar dan tanpa kesabaran sama sekali, Aida merasakan selembar demi selembar, lapis demi lapis baju gamis penutup pelindung tubuhnya dihentak ditarik oleh pak Sobri. Amat berbeda dengan apa yang dialami jika sedang bercinta dengan suaminya, ustadz Mamat… kini tubuhnya yang muda dan penuh hormon kewanitaan dipaksa menikmati nafsu hewaniah!!

    Aida menjerit dan meratap di dalam jiwanya yang tak rela untuk digagahi lelaki asing bertubuh kekar yang telah mandi keringat menyebabkan terlihat agak mengkilat. Aida tak rela menghadapi kenyataan pahit yang dialaminya akibat kebodohannya membiarkan lelaki asing masuk rumahnya saat ia hanya seorang diri. Kini semuanya telah terlambat, pak Sobri yang selama ini membantu sang suami untuk menerbitkan buku-buku berisi sbobet telah menindih badannya, merejangnya hingga jadi tak berdaya di atas ranjang, juga menarik dan melepaskan jubah baju kurungnya satu persatu, menciumi serta menyapu-nyapu lidahnya di rongga mulut, mencampurkan ludahnya yang berbau rokok dengan ludah Aida yang harum.

    Semuanya menyebabkan Aida mulai menangis tersedu terisak menimbulkan iba. Namun itu tidak menyebabkan pak Sobri menjadi kasihan, bahkan sebaliknya ia jadi semakin ganas! Lapisan demi lapisan pelindung tubuh istri setia ini dihentakkan dan ditarik lepas olehnya, sehingga kini hanya tinggal jilbab putih yang menutupi rambut Aida yang hitam bergelombang sepanjang bahu. Selain itu masih ada BH Parlay berukuran 36B serta celana dalam putih yang menutupi bagian tersembunyi dari tubuhnya yang sampai saat ini hanya pernah dilihat oleh suami Aida.

    Pak Sobri yang telah kesetanan menyeringai buas melihat betapa montoknya tubuh istri ustadz gurunya itu. “Hmm… harum, wangii nih bibir, mulut atas kamu… hmmh! Cuup, cuup, apalagi mulut bawah kamu… pernah dicium nggak mulut dan bibir bawah kamu oleh suami?” tanya pak Sobri diantara kecupan dan dekapan mulutnya menutup bibir Aida yang memang selalu terlihat merah muda merekah seolah mengundang untuk dicium.

    Aida tak sanggup lagi bertahan terlalu lama, tenaganya mulai habis ditindih dan direjang habis-habisan, terutama membela pakaiannya yang kini telah tersebar di atas ranjang dan sebagian jatuh ke lantai.

    Pak Sobri paham sekali bahwa wanita idamannya ini mulai takluk di tangannya, suaranya pun telah lunak terisak-isak dan serak karena tangisannya. Karena itu ciuman pak Sobri kini mulai meninggalkan mulut Aida, menjalar ke pipinya, mengecup dan meniup-niup liang telinga Aida, lalu juga dijilatinya rakus.

    Tak pernah suaminya melakukan hal ini padanya sehingga Aida merasa merinding kegelian, terlihat dari bulu-bulu sangat halus yang menutupi kulitnya jadi agak berdiri, dan isak tangisnya mulai berubah menjadi lenguhan, keluhan dan desahan-desahan halus sebagai tanda wanita alim ini mulai terangsang!

    “Oooh… aaah… aiihh… u-udah, pak ! Toloong, jangaan… saya tak mau ! Tak rela! Oooh… kasihani saya, pak ! Saya tak mau selingkuh… saya istri ustadz! Kasihani saya, pak Sobri !” keluh Aida sambil masih berusaha melepaskan diri dari tindihan badan pak Sobri yang begitu kekar.

    Desahan lemah lembut dari mulut Aida terdengar sangat kontras dengan dengusan berat lelaki yang sedang menggagahinya, apalagi ketika pak Sobri setelah puas menciumi telinganya, kini mulai turun ke leher jenjang Aida. Disitu pak Sobri menggigit-gigit dengan gemas sehingga terlihat cupangan-cupangan bekas bibir dowernya, setelah itu ciumannya turun ke bahu, kemudian wajah pak Sobri yang berhias kumis bagai sapu ijuk itu melekat di ketiak Aida yang licin tanpa bulu, dan bagaikan anjing kelaparan mulai menciumi dan menilati kulit yang sedemikian halus dan peka itu.

    Rasa geli tak terkira membuat Aida menggeliat berusaha meronta, tapi apa daya kedua nadinya tetap direjang di atas kepala oleh satu tangan pak Sobri yang begitu kuat ibarat belenggu besi. Geliatan dan gelinjang tubuh atas Aida tak membebaskan kedua nadi tangannya, namun justru membuat buah dadanya tanpa disadari semakin membusung dan menonjol ke atas. Dan gundukan daging kenyal montok ini adalah sasaran pak Sobri berikutnya setelah BH-nya ditarik lepas.

    Kedua bukit daging yang selama ini menjadi idaman dan impian pak Sobri kini terpampang di hadapan matanya, dan tanpa menunggu lagi segera dijadikan sasaran jari-jari tangan kanannya yang bebas. Pak Sobri tahu bahwa Aida akan mulai lagi melawan dan menjerit-jerit – oleh karena itu ia membekap lagi bibir merekah itu dengan ciuman ganas sementara jari tangan kanannya meremas dan mengelus buah dada idamannya sehingga terlihat mulai memerah dan putingnya semakin keras mencuat ke atas. Kedua paha betis langsing Aida yang kini tak terlindung lagi juga ditekannya sekuat tenaga ke kasur oleh paha dan betisnya yang penuh bulu bagaikan gorila.

    “Ummh… ini tetek montok banget, kenyal tapi kencang. Pasti tiap malam dijadikan mainan suaminya, kini jadi milik aku. Biar belum punya anak tapi mungkin keluar susunya jika diperas,” demikianlah pikir pak Sobri dan oleh karena itu semakin seru dan ganas ia meremas dan memijit puting kedua payudara mangsanya, membuat Aida jadi semakin menggelinjang-gelinjang karena kesakitan.

    “Enggak mau! Aiihh… j-jangann… auww! U-udah, eemphff… auuw!! S-sakiit…” Aida meronta-ronta dan berusaha bicara, namun suaranya hanya keluar sebagian karena terus menerus mulutnya diciumi oleh pak Sobri dengan menjulurkan lidahnya ke dalam rongga mulut Aida disertai ludahnya yang sangat dibenci dan amat memuakkan bagi Aida karena berbau rokok.

    Cerita Selanjutnya…

    ***

    Baca Juga

  • Malapetaka Dimulai : Tragedi Aida Part 1

    Malapetaka Dimulai : Tragedi Aida Part 1

    Cerita Dewasa Bersambung – Aida menarik nafas sangat dalam, kemudian dilanjutkan dengan menguap sangat panjang dan lama sambil menahan rasa kantuknya. Hari ini ia memang bangun amat dini : sekitar jam 5 pagi Aida telah menyiapkan makan pagi bagi suaminya karena ustadz Mamat mempunyai tugas. Tugas panggilan yang ditawarkan oleh pak Sobri, yaitu memberikan ceramah kepada para calon peserta Musabaqoh Tillawatil Qur’an. Pak Sobri meminta agar ustadz Mamat bersedia memberikan ceramah mengenai agama kepada para calon, karena adik terbungsu dari istrinya yang bernama Asmirandah – panggilan sehari-hari Asmi – diharapkan akan ikut pertandingan.

    Asmirandah adalah gadis remaja berusia 17 tahun yang kelakuannya sehari-hari mulai agak menyimpang dari ajaran agama, sehingga mencemaskan orang tuanya. Oleh karena itu mereka mengambil tindakan dengan menyuruhnya untuk ikut perlombaan membaca ayat-ayat Qur’an dan sebelumnya mendengarkan ceramah agar bisa memperdalam pengetahuan agamanya.

    Apakah pak Sobri kini berubah menjadi seorang yang alim saleh sehingga sangat memperdulikan persiapan iman dari calon pengikut musabaqoh, apakah tidak ada udang dibalik batu?

    Jawabannya mudah sekali diduga : tempat dari pemberian ceramah itu bukan dekat rumah ustadz Mamat, melainkan di desa Jamblang yang tak jauh dari kota Cirebon. Selain itu, ceramah yang diminta oleh pak Sobri kepada ustadz Mamat cukup memakan waktu lama sehingga tak dapat diselesaikan dalam sehari. Memang Pak Sobri menanggung semua biaya perjalanan, biaya penginapan dan segala akomodasi, di samping itu sebagai balas jasa, ustadz Mamat juga diberikan honorarium dalam jumlah cukup besar yang dapat dibandingkan dengan penjualan buku hasil karya sang Ustadz setahun lalu.

    Apakah pak Sobri sedemikian baik hati dan menjalankan fitrah sebagai dermawan?

    Semuanya itu ternyata hanyalah muslihat belaka untuk memancing ustadz Mamat agar bisa meninggalkan istrinya, Aida, selama dua malam. Selama kesempatan itu, pak Sobri ingin mendekati Aida, ingin merayunya dengan palbagai cara, ingin merasakan kehangatan tubuh bidadari idamannya itu. Pak Sobri telah dikuasai oleh bujukan iblis untuk mengatur semuanya – dan memang kemampuan iblis mengatur tak boleh dipandang ringan.

    Seolah awan gelap sedang menyelubungi keluarga ustadz Mamat, maka di hari pertama yang sama ketika ustadz Mamat berangkat ke Jamblang untuk memberikan ceramah, Farah pun kebetulan pergi menemui pak Burhan si rentenier kakap untuk negosiasi memperoleh pinjaman uang.

    Setelah memasak sederhana seadanya untuk makan siang dan menjemur pakaian kotor yang telah dicucinya di halaman belakang, maka Aida akhirnya memutuskan untuk sebentar memejamkan mata menghilangkan rasa kantuknya. Adiknya, Farah, juga telah pergi pagi tadi untuk mencari percetakan lain yang bersedia menerbitkan buku-buku agama karangannya. Farah tak mau cerita kepada Aida mengenai rencananya negosiasi dengan pak Burhan karena Farah tahu bahwa Aida tak senang dan selalu mencurigai pak Burhan sebagai lelaki mata keranjang. Setelah itu Farah mengatakan akan mengunjungi ayahnya yang masih dirawat di rumah sakit, karena itu kemungkinan besar akan lama meninggalkan rumah dan makan seadanya di kantin rumah sakit.

    Aida menghela nafas panjang dan merebahkan diri di bangku panjang di dekat ruang makan. Sayup-sayup seolah muncul terbawa deru angin, Aida mendengar ketukan pintu dan terdengar namanya dipanggil. Pertama Aida mengira bahwa itu hanya sekedar mimpi, namun setelah empat lima menit ketukan di pintu depan dan panggilan namanya tak kunjung berhenti, disadarilah olehnya bahwa itu memang bukan mimpi, tapi benar-benar ada orang yang mengetuk pintu.

    Sebagai istri yang alim shalihah, Aida agak ragu menjawab ketukan pintu, apalagi mendengar suara panggilan itu jelas keluar dari mulut seorang lelaki. Aida menjadi takut dan bertekad tak akan buka pintu!

    “Ummi Aida, ummi Aida, tolonglah buka pintu. Ban mobil saya rupanya kena paku hingga bocor, dan saya butuh air karena karburator terlalu panas sehingga tak mau jalan motornya. Tolonglah, ummi, hanya sebentar saja minta air dan ganti ban, lalu saya langsung pergi lagi, ” demikian terdengar suara lelaki di depan pintu yang akhirnya dikenali Aida sebagai suara dari pak Sobri.

    Di dalam benaknya Aida mulai ragu, bukankah menolong orang sedang kesusahan sudah menjadi kewajiban setiap manusia, apalagi seorang tekun beragama seperti ia sendiri. Lagipula yang membutuhkan pertolongan itu bukan lelaki yang sama sekali asing, melainkan pak Sobri yang di masa lalu sering kerja sama dengan suaminya untuk menerbitkan buku tafsir mimpi, juga pak Sobri bahkan hadir ketika pesta pernikahannya sendiri dengan ustadz Mamat.

    Sangat hati-hati Aida mendekati jendela kecil yang tertutup gorden untuk mengintip keluar dan diharapkannya tak langsung akan terlihat oleh pak Sobri. Ternyata benar apa yang dikatakan oleh pak Sobri bahwa ban mobil belakangnya di bagian kiri kempés sehingga mobil itu terlihat miring sebelah. Namun yang mengejutkan Aida adalah ketika melihat kemeja pak Sobri telah basah kuyup dengan keringat dan tangan kirinya terlihat berlumuran cairan merah menetes dari jari-jarinya syair sgp. Pak Sobri agaknya terluka dan berdarah.

    Apakah kealiman dan ke-shalihahan seorang istri setia tetap dipertahankan dengan tidak menolong atau bahkan mengusir lelaki bukan suaminya itu, ataukah kesediaan untuk membantu sesuai dengan rasa peri kemanusiaan harus lebih diutamakan?

    Aida tidak dapat memutuskan apa yang harus dilakukannya. Di satu pihak hati nuraninya menuntut untuk wajib menolong, sementara di lain pihak fikiran sehatnya masih ragu tak yakin apakah ia tak akan salah langkah?

    “Tolonglah, ummi… saya hanya ingin diberikan air dingin untuk karburator motor, juga minum sedikit sebelum saya ganti ban dan cuci tangan. Kemudian saya segera akan pergi secepatnya, ” demikian ucapan pak Sobri memecahkan keheningan sejenak, dan dengan kalimat terakhir ini Aida memutuskan untuk melepaskan prinsip ke-aliman-nya dan bersedia menolong dengan erek erek 100.

    Padahal semuanya sudah diatur dan dirancang masak-masak oleh pak Sobri : ban mobilnya sebenarnya tidak bocor, namun beberapa menit lalu dilepaskan ventil-nya sehingga sebagian besar udara keluar menjadikan mobil itu miring. Selama perjalanan ke rumah Aida, dengan sengaja semua jendela ditutup dan airco tak dipasang, sehingga di tengah teriknya matahari pak Sobri sudah basah dengan keringat. Cairan merah yang terlihat membasahi jari-jari tangannya adalah tomato ketchup yang disimpannya minggu lalu ketika makan ayam goreng di Kentucky Fried Chicken. Sedangkan karburatornya sama sekali tidak kekurangan air.

    Namun seorang wanita seperti Aida tentu saja tak paham mengenai persoalan mesin mobil, sehingga dengan mudah dapat ditipu! Aida merapihkan pakaian dan jilbab putihnya yang lebar itu dan dengan menundukkan kepala dibukanya pintu depan rumahnya dengan perlahan…

    Pak Sobri melangkah masuk – Aida telah masuk dalam jebakan!!

    “Terima kasih banyak, ummi, saya ambil air saja di jerigen kecil ini. Mohon untuk ke belakang sebentar untuk hajat kecil dan cuci tangan, dan saya akan segera pergi lagi,” demikian pak Sobri melihat arah belakang rumah di balik hijab yang ditunjuk oleh Aida.

    Setelah itu Aida segera bergegas menuju ke dapur untuk mengambilkan segelas air minum tamunya. Tak disadari oleh Aida bahwa nafsu birahi pak Sobri telah naik ke-ubun-ubun ketika melihat betapa menggairahkan langkah Aida di balik gamisnya yang tak mampu menyembunyikan goyangan bongkah pantat yang begitu padat bulat, goyangan dan putaran sedemikian alamiah tanpa dibuat-buat!

    Aida telah meletakkan segelas air putih di atas meja kecil ruang tamu dan ingin berbalik untuk kembali ke dapur, ketika mendadak tubuhnya disergap dan dipeluk dari arah belakang. Teriakannya juga segera teredam karena mulutnya dibekap oleh tangan lelaki yang sangat besar kasar dan berbulu, tangan yang beberapa menit lalu dilihatnya berlumuran cairan merah kental kini menyekat bibir mungilnya.

    Cerita Selanjutnya…

    ***

    Baca Juga

  • Cerita Sex Dewasa | Teman Papa Yang Tidurin Aku

    Cerita Sex Dewasa | Teman Papa Yang Tidurin Aku

    Temen papa yang bernama Om Benny sering datang ke rumah aku di sore hari, hanya sekedar ngobrol dan minum teh ama papa di kebun belakang rumahku. Konon, Om Benny mempunyai sixth sense, bisa melihat dan melamar nasib, dan bisa melihat dan berkomunikasi dengan makhluk-makhluk halus.

    Kadang-kadang dia bawa anaknya atau istrinya juga, dan aku suka ikut nimbrung dgn mereka, topik apa aja mereka juga bahas. Om Benny yang berkaca mata tebal sudah lumayan tua, sekitar umur 65 thn, dan badannya agak gemuk dengan perut yang buncit dan napas yang bau.

    Tipe-tipe badan orang tua yang tidak fit lagi. Keriput di muka dan tangannya sudah terlihat jelas. Om Benny suka ngelirik aku, curi-curi pandang mukaku lalu badanku.

    Aku risih sekali apalagi yang ngelirik adalah temen papaku sendiri yang sudah tua. Aku hanya suka membalas Om Benny dengan senyuman, dan berkata ,Om, jangan lihatin Wati sampe gitu dong, kan malu.

    Om Benny suka tersenyum mesum, Habis Wati manis dan cakep sih, cowok yang mana gak suka liatin Wati. Dan aku jadi tersipu malu. Suatu Sabtu sore hari, seperti biasanya, Om Benny datang ke rumah aku untuk ngobrol dengan papa, tapi waktu itu papa dan mama sedang keluar, jadi aku yang ngobrol ama Om Benny.

    Tiba-tiba Om Benny tanya aku, Wati gak perawan lagi ya? Trus aku kaget dan diam aja, lalu Om Benny bilang ,Gak apa apa kok, jujur aja, Om janji gak kasih tau papa mama deh.

    Aku diem aja dan merasa takut kalau Om Benny bisa membaca pikiran aku. Om sudah tau kok dari dulu, makhluk halus yang Om pelihara kasih tau ke Om, katanya kamu sudah gak perawan. Sudah banyak yang tidurin kamu. Dan ada penyakit di badan kamu.

    Aku jadi kaget ketakutan karena dikasih tau ada penyakit di dalam badanku, Penyakit apa Om? Parah gak? Bisa disembuhin gak?, tanyaku bertubi-tubi.

    Yah, mayan parah lah Aku hanya diem membisu karena sudah ketakutan. Tapi Wati gak usah takut, Om bisa sembuhin kok. Aku agak lega ,Oh ya? Gimana? Wati harus ikut instruksi Om tanpa bantah, bisa gak? Ok, Wati akan ikut semua instruksi dari Om.

    Nah, sekarang ambil segelas air putih buat Om.

    Perasaanku bercampur antara takut dan nervous, pergi ke dapur utk ambil segelas air. Nih airnya Om Ok, Wati minum airnya dikit.

    Aku merasa aneh tapi hanya turut aja disuruh minum lalu Om Benny minum air yang baru aku minum. Ini Om lagi mencoba membersihkan penyakit di dalam tubuh kamu.

    Sekarang julurkan lidah kamu. Om mau liat. Aku menjulurkan lidahku, lalu Om Benny menyedot dengan kuat lidahku.

    Ada sensasi aneh di dalam tubuhku. Lalu Om Benny memasukkan tangannya di dalam celana dalamku, aku kaget! Jangan takut, Wati. Om mau tau separah apa penyakit yang dijangkitin Wati. Ada makhluk halus di dalam tubuh Wati yang suka mengganggu kesehatan Wati.

    Aku ketakutan dikasih tau ada makhluk halus di dalam tubuhku, jadi aku diem saja Om Benny menyentuh vaginaku. Aku merasa enak Om Benny menyentuh vaginaku, dan aku merasa vaginaku dah basah, Om Benny mengeluarin tangannya dan menjilat jarinya yang basah, Wati dah basah ya?

    Trus aku diem saja, lalu Om Benny menaikin kausku, dan mengeluarkan pentilku dari BH, lalu dia mengemut pentilku dengan kuat, aku merasa enak dan tanpa sadar aku sudah mendesah keenakan. Ke kamar Wati yuk, biar Om lebih leluasa mengobati Wati.

    Aku nurut saja ama kata-kata Om Benny Begitu di kamarku, Om Benny melepaskan celananya ,Wati, kulumin kontol Om! Aku enggan mengulumin kontolnya karena keliatan bau dan kotor kontolnya.

    Katanya mau diobatin penyakitnya? Kulum kontol Om buat ngusir makhluk halus di dalam tubuh Wati. Aku jadi nurut karena aku mau diobatin.

    Aku mengulum Kontol Om yg lagi lemas ketiduran, aku mengemut Kontol Om sampe mengeras dan Om Benny mendesah keenakan ,lbh cepat kulumnya ashh ahhh ngemut Kontol Om lebih keras dan lebih cepat.

    Aku ikut instruksinya dan menahan napas dari bau Kontol Om. Om mendesah keenakan terus, lalu Om Benny menyuruh aku telanjang, karena ini adalah upacara untuk mengusir makhluk halus.

    Om merebahkan aku di atas ranjang lalu dia menciumin aku, dia melumat bibirku dengan ganas, menciumin seluruh mukaku, melumat pentil aku kuat lalu menjilati vaginaku ,aashhhh enak Om. ah ahh ashh hmm Om, aku ga tahan lagi Om, ahhhh ashhhhhhhhhh. masukin kontol Om dong.

    Tapi Om Benny sengaja ga mau masukin kontolnya, dia masih bermain-main dengan vaginaku dengan lidah dan jarinya sampe aku memohon mohon, Om, cepet dong

    masukin kontol Om ke dalam memekku, aku dah ga tahan lagi ahh ahhhh tolong Om cepet masukin Lalu Om Benny memasukin kontolnya di dalam vaginaku,

    Oh asiknya Om ah ahahhh ashhhh Om Benny mengenjot pelan pelan, Om, ahh ahh. cepet dong ngenjotnya ahhh ashhh ahhhhahhhh lebih kuat dong Wah, Wati binal sekali Om baru tau Lalu dia mengenjot lebih cepat dan kuat sambil melumat bibirku dan memeras tetekku kuat kuat.

    Om lebih kuat meremas tetekku ahhhh ahhh Kita ganti posisi ke doggy style dan aku on top.

    Om Benny sangat lihai dlm permainan ini dia membuat aku lupa diri dan merasa high sekali kita berdua meraung raung keenakan di dalam kamar ahhh

    aaaaaaaaaahhhhhsssssahhhhhhhhh ihhhhhhh assshhhhh uhhhhhhhhahhhhha.. Wati, Om sudah mau keluar.

    Om crott di dalam memek Wati yah Iya, Om boleh ahh ahhhh cepet, ahhh Wati juga udah mau keluar ahh ahhhh Om Benny mengenjot lebih cepet dan kuat,

    ahhh ahhhh tiba-tiba tubuhnya megenjang, tandanya dia sudah keluarin spermanya di dalam vaginaku lalu Om Benny mengeluarin kontolnya dan meletakan di dalam mulutku, aku mengulum kontolnya dengan asik dan Om Benny mengerang dengan asik dan bergetar getar keenakan.

    Lalu kita berbaring sejenak sambil berciuman. Besok besok Om mau ngentotin Wati lagi utk bersihin tubuh Wati dari makhluk halus.

    Baca Juga

  • Cerita Sex Aku Hamil Dengan Tukang Kebun

    Cerita Sex Aku Hamil Dengan Tukang Kebun

    Cerita Sex Tukang Kebun Mas Toni – Sejak pacaran dengan MasToni aku sudah mengenal betapa nikmatnya Sex bebas. Kebetulan aku dan MasToni mempunyai sifat yang sama yaitu sama-sama suka melakukan hubungan Sex dengan berbagai fantasi. Dalam berhubungan Sex Mas Toni tak segan-segan mengeluarkan spermanya didalam rahimku tanpa memiliki rasa takut aku hamil. Dan aku pun yang sudah menikmati persetubuhan dengan Mas Toni pun tak menolak jika MasToni mengeluarkan spremanya didalam liang rahimku. Aku dan MasToni sudah berpacaran 3 tahun hingga kini akhirnya MasToni menikahiku.

    Sampai lupa, perkenalkan namaku Lisa, saat ini aku berusia 24 tahun, aku keturunan chinese karena itu aku memiliki kulit putih bersih, dan juga cirri khas mataku agak sipit, namun aku memiliki hidung yang mancung. Setelah setahun aku dinikahi MasToni bentuk lekuk tubuhku juga gak berubah, aku masih memiliki tubuh yang langsing dan juga gairah Sex yang masih membara meskipun sudah sejak pacaran aku sudah melakukan hubungan Sex dengan MasToni. Ketika menikah hubungan Sex kami pun juga gak berubah, malah bisa dikatakan lebih HOT karena kita sama-sama Hyper Sex nya.

    Namun semuanya sekejap berubah ketika MasToni suamiku konsultasi kedokter tentang kesuburan air maninya, karena sudah setahun menikah dan setiap berhubungan juga dikeluarkan didalam namun sampai sekarang aku gak bisa hamil. Malam hari ketika mau tidur, suamiku terlihat murung tak seperti biasanya yang sangat bergairah sekali. Aku pun menanyakan kenapa suamiku tiba-tiba murung begitu, namun sejenak suamiku diam tak menjawab pertanyaanku. Tapi tak berapa lama suamiku meraih tanganku dan mengatakan “Maaf ya sayang, menurut dokter spermaku kurang subur, jadi kita bakalan sulit untuk mempunyai anak”. Aku pun kaget mendengar pernyataan suamiku, namun karena aku sangat mencintai suamiku aku pun memeluknya sambil berkata “Gak papa kok sayang, nanti jika waktunya tiba kita pasti akan mendapatkan momongan kok”. Suamiku hanya terdiam mendengar perkataanku, wajahnya masih terlihat murung, kemudian mendiamkanku dan tidur begitu saja.

    Cerita Sex Tukang Kebun

    Keesokan harinya suamiku besifat sangat aneh sekali, ketika dia mau berangkat kekantor seperti biasa aku sudah menyiapkan sarapan untuknya. Namun tanpa bilang sama aku untuk pergi kekantor dan tanpa menyantap sarapan yang sudah aku hidangkan suamiku pergi begitu saja. aku sangat sedih dengan perubahan sifat suamiku itu, namun mau gimana lagi. Aku membiarkannya saja, karna menurutku itu sebuah pukulan baginya. Namun yang aku rasakan semakain bertambah hari perubahan sifat suamiku semakin jelas. Dia sering pulang larut malam gak jelas tanpa kabar, pernah juga pulang mabuk. Aku pun menjadi jengkel, karena aku sudah memberi pengertian pada suamiku namun pengertianku diabaikannya.

    Suatu pagi aku terbangun menyusuri perkarangan rumah dan sekitar rumah kami, aku mulai melihat dan menyadari suasana rumahku semraut, banyak tanaman dan rumput liar tumbuh di perkarangan rumahku, tanaman dan bunga2 kesayanganku mulai banyak yang ayu dan mati, padahal aku sangat suka bunga-bunga. Aku memutuskan harus mencari seorang tukang kebun, malam hari suamiku pulang aku segera mengutarakan isi hatiku kepada suamiku, tapi seperti biasanya ditanggapi dengan dingin.

    Besoknya pagi-pagi aku memutuskan pergi ke surat kabar harian setempat memasang iklan “mencari tukang kebun yang berpengalaman”aku mulai gelisah saat sudah memasuki hari ketiga belum juga ada yang datang melamar menjadi tukang kebun. Esoknya dihari keempat sore sekitar jam 5 datang seorang bapak yang aku pikir umurnya sekitar 50 tahunan, orangnya lusuh dan dekil dengan wajah memelas, aku pikir dia adalah pengemis dan segera aku kasih uang 10 ribu, tapi dia tersenum, bapak itu malah bertanya, apa ini rumah bapak Toni? iya jawab saya, ada apa pak? tanyaku berbalik. Bapak ingin bekerja jadi tukang kebun disini seperti yang terpasang diiklan koran ini nak…Awalnya aku menolak karena penampilannya yang udah dekil dan bau, tapi ntah kenapa aku kasihan melihat bapak itu, aku bertanya ”emang bapak sanggup bekerja? nama bapak siapa?, jawab bapak itu, nama saya Muh, iya bapak masih kuat kerja kok nak…hanya saja bapak sekarang belum makan, bapak boleh minta makan?

    Setelah berpikir sejenak aku mempersilahkan bapak Muh masuk, aku mempersilahkannya untuk duduk” tapi bapak punya rumah dimana?tanyaku, Rumah Bapak di Sulawesi, Bapak kesini mencari kerja, tapi yang ada malah ga bisa pulang lagi ke Sulawesi, bapak ga pnya istri dan anak, karena semasa muda bapak dihabiskan dengan merantau ke mana mana, bapak suka berjalan sesuka hati kemana aja, tapi ya beginilah nak, ternyata bak tua dijalan, umur makin hari makin bertambah, fisik bapak semakin berkurang. Bapak merasa sudah saat nya bapak mencari pekerjaan yang menetap, maaf kalau oleh berarti bapak harus menginap di rumah ini kalau anak mengijinkan (kepala pak Muh tertunduk). Aku tidak berani ambil keputusan pak, ntar Aku harus tanya suamiku dulu ya jawabku, sementara bapak malam ini tinggal aja disini, ntar Aku ambilkan handuk, dan peralatan mToni untuk bapak

    Cerita Sex Tukang Kebun Mas Toni

    Aku segera kembali membawa peralatan Toni kepada pak Muh dan pak Muh segera membersihkan tubuhnya, Aku mencari cari baju bekas yang sudah lama tidak dipakai suamiku karena Aku melihat baju pak Muh udah kumal dan tidak membawa baju yang layak dipakai lagi, bila ia kerja ditempatku tentu ia harus bersih kan pikirku. Pak Muh, ini bajunya ya diganti, kalau mau dicukur jangut ma kumis pak Muh ini pisau cukurnya ya(Aku mngambil pisau cukur suamiku yang tidak terpakai lagi tapi Aku tau masih cukup baru), pak Muh tersenyum melihatku dan mengambilnya dengan segan, Aku bertanya, kenapa pak? kok tersenyum? ada yg lucu ya Aku sambut juga dengan tersenyum”. Ga kok, bapak udah lama ga menerima kebaikkan seperti ini…ohhhh jangan begitu pak, Aku sudah biasa sebagai ruinitas melayanin suami seperti ini, jadi Aku tau keperluan laki-laki seperti apa jawabku singkat.

    Aku segera menuju ruang tamu menonton televisi sementara pak Muh membersihkan dirinya, hari mulai malam sekitar jam 19.00 wib, Aku mulai menyiapkan makanan. Aku tersenyum melihat pak Muh telah rapi dan bersih, janggutnya telah tidak ada lagi, tapi kok kumisnya masih ada sih pak ? tanyaku? bapak ga percaya diri kalau ga ada kumis ini nak “jawab pak Muh, Aku mempersilahkan dia makan, ayo pak, makan dulu ya, yang kenyang ya” senyumku. pak Muh mulai menyendok nasi dan gulai kemudian duduk dilantai, Aku agak risih melihatnya duduk dilantai sementara Aku duduk dimeja, karena pak Muh tidak mau duduk dimeja sama sepertiku

    Kebiasaanku memakai rok mini atau celana pendek dirumah membuatku tidak sadar kalau sekarang ada laki-laki lain dalam rumah ini yang memperhatikanku, sambil makan kami asik bercerita mengenai riwayat hidup pak Muh, Aku baru tersadar dan malu saat melihat sorot matanya ke bawah meja, saat itu Aku memakai rok jeans mini, Aku merapatkan kakiku, pak Muh terlihat malu karena Aku tau arah matanya yang menatap paha dalamku, suasana terasa mencair dan akrab karena pak Muh pandai membuatku tertawa dan tersenyum saat kami saling bicara di meja makan walaupun makan telah uasai, pak Muh tetap duduk dilantai.

    Cerita Sex Tukang Kebun

    jam menunjukkan pukul 10 malam, gak terasa ya pak Muh sekarang dah malam, Aku mau tdur, kamar bapak dibelakang ya pak…kami pun bergerak ke kamar kami masing-masing, jam 02 dini hari suamiku pulang dan lgsung tertidur, besoknya saat makan pagi Aku perkenalkan suamiku dengan pak Muh. tapi seperti yang Aku duga ditanggapi dengan hambar dan suamiku langsung pergi keluar rumah, Aku menghela nafas.

    Aku memutuskan seminggu ini Aku ingin istirahat dan santai, Aku menelpon ibu-ibu bahwa seminggu ke depan tidak ada latihan memasak. Aku ingin membersihkan isi rumah agar rapi dan indah, sementara pak Muh tanpa perlu Aku suruh-suruh lagi pagi-pagi jam 7 sudah mulai membersihkan dan merapikan tanaman, memberikan pupuk dan menebang dahan yang lapuk sementara Aku membersihkan rumah. Aku merasa sangat senang karena ada yang menemani pekerjaanku di saat-saat penat Aku duduk di teras rumah memperhatikan pak Muh yang sedang bekerja, Aku mulai suka dengan pribadi pak Muh yang pandai mencari cerita dan bahan tertawaan, banyak dari pengalaman hidupnya yang cukup menggelikan dan menakutkan seperti dikejar preman, pamong praja, dll, Aku jadi larut dalam ceritanya, kadang hampir keluar air mata ini karena sedih, tapi juga kadang karena tertawa terpingkal pingkal.

    tapi seperti malam tadi Aku perhatikan pak Muh selalu melirik tubuhku , Aku memakai celana sangatpendek sepangkal paha dan tank top yang apabila menunduk akan terlihat payudaraku, tentu Aku harus menjaga sikap yang sopan.  Karena capek Aku segera masuk ke kamar Toni dan tidur, dikamar Toni Aku membuka seluruh bajuku dan meletakkannya di ember pakaian bekas selesai Toni Aku masuk kekamar tidur, Aku bisa melihat pak Muh masih sibuk bekerja, Aku tertidur akhirnya.

    Cerita Sex Tukang Kebun

    Aku terbangun jam 4 sore, tidak terasa Aku telah tertidur +/- 1 jam, Aku lihat pak Muh masih membersihkan rumput dari daun² kering dan ranting² bekas potongan tadi, pak Muh berjalan menuju pohon mangga, ohhh tidak Aku tidak sengaja melihat dia membuka resleting celananya dan ia mengeluarkan kejantanannya untuk buang air kecil, awalnya Aku malu, tapi Aku penasaran, karena selama ini belum pernah melihat kejantanan laki² lain selain milik suamiku, Aku betul² kaget, milik pak Muh cukup besar pdahal itu pada saat dia buang air kecil, bagaimana kalau lagi ereksi ya “batinku…Aku melihat sampai dia selesai buang air kecil dan menyimpan kembali kejantanannya dalam celananya.

    Penglihatan tadi cukup membuat ku terganggu, selama ini Aku belum pernah melihat yang gagah seperti tadi, belum lagi udah setahun ini Aku tidak pernah melakukan hubungan intim dengan suamiku. Ntah kenapa Aku mulai masuk ke kamar mas Toni Aku ingin membersihkan kewanitaanku yang mulai basah. dikamar mas Toni Aku ambil tissue dan membersihkan kewanitaanku,tapi kemudian mataku menangkap yang lain, Aku mlihat ada noda putih di celana dalam dalam ember cucian ku, Aku ambil dan Aku lihat lebih dekat, Aku atu apa ini pikirku….ini sperma…tapi kan suamiku ga ada, siapa ya yang buang spermanya di celana dalamku, pikiranku segera tertuju dengan pak Muh, Aku mulai gelisah dan takut.

    Hari mulai malam, sekitar jam 6 sore mati lampu, Aku paling tidak nyaman kalau lampu mati. Pak Muh panggilku, pak tolong idupin lampu emergency ya, iya nak “jawab pak Muh, Aku menunggu tapi lampu emergency ga juga menyala, napa sih pak, kok belum idup”tanyaku???ga tau juga ya nak..jawab pak Muh. Aku baru teringat kalau lampu itu belum pernah dicas karena memang tidak pernah mati lampu. AkhirnyaAku mmutuskan penerangan menggunakan lilin. pak Muh duduk di lantai, sementara Aku duduk di sofa, Aku berbicara ttg apa aja dg pak Muh ttg apa aja, dan jjur sangat menyenangkan, Aku lupa kalau tertawa pahaku kadang terangkat dan terbuka, lama-lama Aku suka melihatnya penasaran mengintip kewanitaanku, Aku melihat duduknya mulai gelisah.

    Pak Muh jangan panggil nak, panggil Aku Lisa ya pak..iya non Lisa kata pak Muh, pak Muh, Lisa udah mau tidur, pak Muh mau tdur? tanyaku, iya non tidur aja, bapak juga mau masuk kamar, lalu kami masuk ke kamar masing². Lampu juga tidak kunjung menyala, mulai gelisah, hujan mulai turun tambah deras disertai petir menyambar, ketakutanku makin menjadi jadi, Aku berpikir lebih baik panggil pak Muh buat menjagaku. ketakutanku membuat Aku lupa menganti baju dan hanya memakai baju piyama (tentu memakai pakaian dalam) dengan tali tengah melingkari pinggulku.

    Tok tok tok rok tok…Aku mengtuk pintu kamar pak Muh..ga berapa lama pak Muh membuka pintu, samar²terlihat pak Muh keluar memakai sarung, maaf pak menganggu, Aku takut dan ga bisa tdur pak…pak Muh jaga Aku ya (Aku berkata penuh harap), Pak Muh terlihat bingung, mksud non Lisa apa ya…bapak udah ngantuk mau tidur..”jawabnya, ya udahpak, kalau boleh Aku tidur diatas bapak tidur dibawah ya…jawabku sekenanya.

    Cerita Sex Tukang Kebun

    Pak Muh mempersilahkan Aku tiur dikasurnya dan dia tidur beralaskan tikar di lantai, Aku suka tidur menyamping, tapi Aku juga ga bisa tidur, mungkin karena suasana kamar yang sumpek berbeda dengan kamarku yang wangi dan sejuk.

    Hujan semakin deras dengan petir yang menggelegar. samar²Aku merasakan ranjang tempatku tidur mulai bergerak naik turun seakan akan ada yang menaiki , ntah kenapa Aku masih bepura pura tidur, hatiku mengatakan pak Muh mulai bertingkah, salahku Aku berbisik dalam hati, sekarang sudah terlambat, mungkin dia sudah sangat nafsu dengan Aku pikirku. Aku masih coba² berpura pura tidur.

    Pelan-pelan piyamaku terasa itarik dibagian kaki sampai pinggul sehingga buah pantatku pasti terlihat oleh pak Muh. Aku merasakan hembusan nafasnya dipantat dan selangkanganku, ohhhh tidakkk yang Aku takutkan mulai terjadi, lidah dan kumis pak Muh menyapu vaginaku dengan lembut dan hangat, begitu lama dan lembut dia menjilat vaginaku, yg Aku heran kan Aku pake celana dalam(terakhir Aku baru tau kalau celana dalam ku diguntingnya dibagian vagina ku) lidah itu menerobos memasuki lubang vaginaku, lidahnyaterasa kasar dan besar, vaginaku mulai terasa basah, tapi Aku menyembunyikan kenikmatan ini, Aku masih bersikap seolah olah tertidur, kira-kira setngah jam kemudian Aku merasakan kejantanannya mulai digesek gesekkan ke pantatku, bagaimana dia mengawiniku kalau posisi durku menyamping begini ?”tanyaku dalam hati, jawabnya segera Aku temukan.

    Pelan-pelan vaginaku ditekan rudalnya yang hangat,awalnya Aku deg-degan tapi kemdian berubah menjadi panik, Aku merasa rudalnya sangat besar, vaginaku seakan akan terbelah sangat nyeriii””Aku mengigit bibirku sendiri, rudal itu sangat keras dan berdenyut denyut, Aku khawatir vaginaku tidak dapat menampung rudalnya, rudal itu terus memasuki diriku tanpa ampun, terasa seluruh dinding vaginaku sesak oleh desakan rudalnya, terusssss…. jauh memasuki tubuhku sampai dibagian yang belum pernah dimasuki oleh suamiku, ohh tidakkkk!!!!desisku dalam hati, nikmatnya luar biasa, terus masuk sampai mentok ke rahimku,,,, panjang banget!!!!

    pak Muh menghentikan tusukkannya setelah meyentuh rahimku, sambil kelamin kami menyatu dia tidur disampingku tanpa bergerak, rupanya dia ingin menikmati saat² menyatunya kelamin kami, lama Aku menunggu apa yang akan dilakukan nyalagipada kelaminku, terasa rudalnya makin mengeras dan berdenyutdenyut kencang dalam vaginaku, sementara vaginaku mulai bertambah basah, dia sengaja mempermainkanku desisku dalam hati.

    kira-kira 15 menit kemudian pak Muh mulai menaik dan memasukkan rudalnya, Aku ingin merintih dan mjerit nikmat tapi tertahan krn menjaga harga diriku, Aku menikmati vaginaku dikawini dengan lembut dan mesra . Rudalnya begitu pelan dan lembut keluar masuk mengawini kelamin betinaku, ntah mengapa Aku menangis pelan, pak Muh mengetahuinya dan mengusap air mataku, semua sudah terjadi’ kata ku dalam hati…. sambil mengawini Aku dengan lembut pak Muh menciumku, Aku mulai membuka mataku menatap sayu ke mata pak Muh.

    Akhir Cerita Sex Aku Hamil Tukang Kebun

    Cerita Sex Tukang Kebun

    kemudian Aku menatap ke bawah melihat vaginaku yang putih sedang proses dikawini rudak pak Muh yang hitam besar, Aku takjud melihat ukurannya rudalnya, pantas vaginaku terasa sakit sekali, ukurannya sangat besar dan bengkok ke atas. Pelan² ya pak lirihku pada pak Muh, Aku mulai merubah posisi menjadi terlentang sehingga pak Muh lebih leluasa mengawiniku..Aku tidak malu²lagi, Aku mulai menjerit nikmat saat pak Muh menarik dan menusuk vaginaku dengan agak cepat. pak Muh berkata ”memek non sempit banget,putih lagi, bapak suka, memek non tebel banget” Aku tambah horny di katakan seperti itu, sejam+/- jam pak Muh mengawiniku, pakkk desisku…Lisa mau dibuahi sama pak Muh….Lisa mau hamil pak…beri Lisa anak please….

    Aku kaget pak Muh dengan semangat memompa vaginaku dengan cepat dan menyemburkan spermanya , vaginaku terasa hangat…nonnn  Penis bapak tidak akan bapak cabut ampe pagi ya biar non bisa hamil…kelamin kami menyatu sampe pagi kami kemudian tertidur.

    Dini hari Aku terbangun dan panik karena tau jam segini biasanya dia udah pulang, tapi bgtu akan bangun trasa ada yang menempel, Aku lihat rudal pak Muh masih dalam vaginaku, Aku coba lepas tapi malah membuat pak Muh terbangun, pak please nanti suamiku tau, rupanya grakannku yang menarik vaginaku untuk melepas rudalnya membuat rudalnya bangun, dengan cepat rudalnya mengeras, Aku terpekik saat Aku ditarik dan dipeluknya dengan kuat Aku dikawini sampe Aku terkencing kencing.

    Pak Muh menyuruhku brjalan dengan pelan ke kamarku sambil mengawini diriku, pelan-pelan jalanku satu-satu langkah ke kamar tidurku, terlihat suamiku tertidur pulas, Aku disuruh mngangkat kakiku sebelah dan menaruhnya di atas meja rias sehingga Aku berdiri dalam possisi kaki mengangkang sebelah, Aku melihat suamiku tertidur pulas di depanku….kira-kira 10 menit kemudian rahimku kembali dibuahi pak Muh, Aku mengejang nikmat menikmati klimaksku…dan tertidurdi ranjangku. sedangkan pak  Muh kembali ke kamarnya

    Setelah hari itu Aku dan Pak Muh sering berhubungan intim, tentu saja ketika mas toni tidak ada di rumah. Beberapa minggu sejak pertama kali Pak Muh mengawininku, Akupun hamil dari Pak Muh. Aku merasahasiakan hubungan ini dari Mas toni agar Mas Toni kembali bersemangat dan mengira ini adalah anak dari buah sperma nya.

    Baca juga

  • Wattpad Dewasa – Ngentot dengan Anak SMP

    Wattpad Dewasa – Ngentot dengan Anak SMP

    Wattpad Dewasa – Aku seorang wanita berumur 30 tahun ibu dari dua orang anak. Tentunya statusku nikah dengan seorang suami. Kami telah terikat perkimpoian selama tujuh tahun. Aku nikah setelah berhasil meraih gelar kesarjananku di kota Bandung. Suamiku normal-normal saja. Untuk yang ketiga kalinya lubang vaginaku dimasuki oleh orang yang berbeda. Ternyata senjata milik Eko lah yang paling panjang dan besar. Aku khawatir kalau penis Eko agak susah untuk masuk ke dalam vaginaku.

    Aauw sakit fi belum selesai aku bicara sudah dimasuki penis adiku. Aach. Uuch masih seret tapi enak. Bener Mbak vaginamu ini Mbak Meski agak sulit menembus vaginaku karena masih perawan tapi ia terus memaksa sekuat-kuatnya. weleh weleh Perawanku cebol sat SMA.

    Kata orang-orang aku sangat cocok untuk seorang model. Dan aku belum mempunyai pacar. Aku anak ke 3 dari 4 bersaudara dan semua perempuan. Kakak-kakaku semua sudah mempunyai pacar kecuali adiku yang paling kecil kelas dua SMP. Pengalaman ini terjadi sekitar. Dan sekali lagi Muki memasukan penisnya ke vaginaku. Walaupun masih agak sulit tapi akhirnya lorong kenikmatanku dapat dimasuki oleh penis Muki yang besar. Dorong yang keras Muk lebih keras lagi desahku. Kabar Terbaru dan Terpanas Ngentot di Sekolah.

    ternyata masih ada juga nak smp sb yg masih virgin memek ce virgin emang paling enak kata malik. dia mengenjotku semakin liar dan tanpa sadar goyangan pingulku dan hisapanku terhadap penis ardy jg semakin cepat. tak lama aku orgasme. penjaga sekolah itu telah telanjang bulat dan penisnya yg lebih besar dari ardy dan malik dengan gagahnya mengangkangiku seakan menginginkan lubang untuk dimasuki. ia menuntun penisnya kemulutku untuk kuhisap. aku kewalahan karena. Pak RT-ku Yang Nakal dewasex.

    Wattpad Dewasa – Dia menanyaiku sekitar masalah anak muda seperti kuliah hoby keluarga dan lain-lain tapi matanya terus menelanjangiku. Dik Citra lagi olah raga yah soalnya badanya keringatan gitu terus mukanya merah lagi katanya. Sat berciuman itulah Pak Vito menempelkan penisnya pada vaginaku lalu mendorongnya perlahan dan ah. mataku yang terpejam menikmati ciuman tiba-tiba terbelakak waktu dia menghentakan pingulnya sehinga penis itu menusuk lebih dalam.

    Secara tidak sadar aku menjepitkan kepala penis anaku yang masih sangat sensitif itu dengan bibir vaginaku. Hal itu spontan terjadi sebagai reaksiku yang merasa geli dimasuki benda kecil yang aneh. Engh. desahku tak sadar sat penis kecil anaku sedikit demi. Akupun sadar bahwa sat dia menyetubuhiku sedari tadi anaku sama sekali bukan karena nafsu birahi yang sudah muncul namun sifat polos anak kecilnya yang ingin meniru semua yang dilakukan orang tuanya. mesum Ngentot di Sekolah.

    Bela waktu itu baru tamat smp dan mau melanjutkan sekolah ke jenjang smu sementara gue masih kuliah tingkat skripsi tetapi sudah sambil bekerja. Dan sejak gue perhatikan kedatanganya dalam hati gue berpikir ini anak kampungan banget sih. membelai-belai permukan vaginanya dengan penis gue. Itu sangat membuat wanita manapun akan bergairah untuk mengeluarkan lebih banyak lagi pelumas cairanya. Dan erangan yang keluar dari adik gue semakin membuat gue.

  • Cerita Panas – Punya Tukang Kebunku Besar Sekali [Last]

    Cerita Panas – Punya Tukang Kebunku Besar Sekali [Last]

    Cerita Panas – pak ujang jangan panggil nak, panggil aq cinta ya pak..iya non cnta kata pak ujang, pak ujang, cnta udah mau tidur, pak ujang mau tdur? tanyaku, iya non tidur aja, bapak juga mau masuk kamar, lalu kami masuk ke kamar masing². Lampu juga tidak kunjung menyala, mulai gelisah, hujan mulai turun tambah deras disertai petir menyambar, ketakutanku makin menjadi jadi, aq berpikir lebih baik panggil pak ujang buat menjagaku. ketakutanku membuat aq lupa mengganti baju dan hanya memakai baju piyama (tentu memakai pakaian dalam) dengan tali tengah melingkari pinggulku

    Tok tok tok rok tok…aq mengtuk pintu kamar pak ujang..ga berapa lama pak ujang membuka pintu, samar²terlihat pak ujang keluar memakai sarung, maaf pak mengganggu, aq takut dan ga bisa tidur pak…pak ujang jaga aq ya (aq berkata penuh harap), pak ujang terlihat bingung, mksud non cnta apa ya…bapak udah ngantuk mau tidur..”jawabnya, ya udah pak, kalau boleh aq tidur diatas bapak tidur dibawah ya…jawabku sekenanya.

    Pak ujang mempersilahkan aq tidur dikasurnya dan dia tidur beralaskan tikar di lantai, aq suka tidur menyamping, tapi aq juga ga bisa tidur, mungkin karena suasana kamar yang sumpek berbeda dengan kamarku yang wangi dan sejuk.

    Baca Ulang Cerita Panas – Punya Tukang Kebunku Besar Sekali Bagian 1

    Hujan semakin deras dengan petir yang menggelegar. samar²aq merasakan ranjang tempatku tidur mulai bergerak naik turun seakan akan ada yang menaiki , ntah kenapa aq masih berpura pura tidur, hatiku mengatakan pak ujang mulai bertingkah, salahku aq berbisik dalam hati, sekarang sudah terlambat, mungkin dia sudah sangat nafsu dengan aq pikirku. aq masih coba² berpura pura tidur.

    Pelan² piyamaku terasa ditarik dibagian kaki sampai pinggul sehingga buah pantatku pasti terlihat oleh pak ujang. aq merasakan hembusan nafasnya dipantat dan selangkanganku, ohhhh tidakkk yang aq takutkan mulai terjadi, lidah dan kumis pak ujang menyapu vaginaku dengan lembut dan hangat, begitu lama dan lembut dia menjilat vaginaku, yg aq heran kan aq pake celana dalam(terakhir aq baru tau kalau celana dalam ku diguntingnya dibagian vagina ku) lidah itu menerobos memasuki lubang vaginaku, lidah terasa kasar dan besar, vaginaku mulai terasa basah, tapi aq menyembunyikan kenikmatan ini, aq masih bersikap seolah olah tertidur, kira² setngah jam kemudian aq merasakan kejantanannya mulai digesek gesekkan ke pantatku, bagaimana dia mengawiniku kalau posisi tidurku menyamping begini ?”tanyaku dalam hati, jawabnya segera aq temukan, pelan² vaginaku ditekan rudalnya yang hangat,awalnya aq deg²an tapi kemdian berubah menjadi panik, aq merasa rudalnya sangat besar, vaginaku seakan akan terbelah sangat nyeriii””aq mengigit bibirku sendiri, rudal itu sangat keras dan berdenyut denyut, aq khawatir vaginaku tidak dapat menampung rudalnya, rudal itu terus memasuki diriku tanpa ampun, terasa seluruh dinding vaginaku sesak oleh desakan rudalnya, terusssss…. jauh memasuki tubuhku sampai dibagian yang belum pernah dimasuki oleh suamiku, ohh tidakkkk!!!!desisku dalam hati, nikmatnya luar biasa, terus masuk sampai mentok ke rahimku,,,, panjang banget!!!!

    pak ujang menghentikan tusukkannya setelah menyentuh rahimku, sambil kelamin kami menyatu dia tidur disampingku tanpa bergerak, rupanya dia ingin menikmati saat² menyatunya kelamin kami, lama aq menunggu apa yang akan dilakukan nya lagi pada kelaminku, terasa rudalnya makin mengeras dan berdenyut denyut kencang dalam vaginaku, sementara vaginaku mulai bertambah basah, dia sengaja mempermainkanku desisku dalam hati.

    kira² 15 menit kemudian pak ujang mulai menaik dan memasukkan rudalnya, aq ingin merintih dan menjerit nikmat tapi tertahan krn menjaga harga diriku, aq menikmati vaginaku dikawini dengan lembut dan mesra . Rudalnya begitu pelan dan lembut keluar masuk mengawini kelamin betinaku, ntah mengapa aq menangis pelan, pak ujang mengetahuinya dan mengusap air mataku, semua sudah terjadi’ kata ku dalam hati…. sambil seks lagi aku dengan lembut pak ujang menciumku, aq mulai membuka mataku menatap sayu ke mata pak ujang.

    Baca Ulang Cerita Panas – Punya Tukang Kebunku Besar Sekali Bagian 2

    kemudian aq menatap ke bawah melihat vaginaku yang putih sedang proses dikawini rudak pak ujang yang hitam besar, aq takjud melihat ukurannya rudalnya, pantas vaginaku terasa sakit sekali, ukurannya sangat besar dan bengkok ke atas. Pelan² ya pak lirihku pada pak ujang, aq mulai merubah posisi menjadi terlentang sehingga pak ujang lebih leluasa mengawiniku..aq tidak malu²lagi, aq mulai menjerit nikmat saat pak ujang menarik dan menusuk vaginaku dengan agak cepat. pak ujang berkata”memek non sempit banget,putih lagi, bapak suka, memek non tebel banget”aq tambah horny dikatakan seperti itu, +/- jam pak ujang mengawiniku, pakkk desisku…cinta mau dibuahi sama pak ujang….cnta mau hamil pak…beri cinta anak please….

    Aq kaget pak ujang dengan semangat memompa vaginaku dengan cepat dan menyemburkan spermanya , vaginaku terasa hangat…nonnn kntol bapak tidak akan bapak cabut ampe pagi ya biar non bisa hamil…(kelamin kami menyatu sampe pagi ) kami kemudian tertidur.

    Dini hari aq terbangun dan panik karena tau jam segini biasanya dia udah pulang, tapi bgtu akan bangun trasa ada yang menempel, aq lihat rudal pak ujang masih dalam vaginaku, aq coba lepas tapi malah membuat pak ujang terbangun, pak please nanti suamiku tau, rupanya grakannku yang menarik vaginaku untuk melepas rudalnya membuat rudalnya bangun, dengan cepat rudalnya mengeras, aq terpekik saat aq ditarik dan dipeluknya dengan kuat aq dikawini sampe aq terkencing kencing (krn aq menahan pipis), pak ujang menyuruhku brjalan dengan pelan ke kamarku sambil mengawini diriku, pelan² jalanku satu² langkah ke kamar tidurku, terlihat suamiku tertidur pulas, aq disuruh mengangkat kakiku sebelah dan menaruhnya di atas meja rias sehingga aq berdiri dalam posisi kaki mengangkang sebelah, aq melihat suamiku tertidur pulas di depanku….kira² 10 menit kemudian rahimku kembali dibuahi pak ujang, aq mengerang nikmat menikmati klimaksku…dan tertidu rdi ranjangku. sedangkan pak ujang kembali ke kamarnya. Itulah cerita seks ku dengan tukang kebunku

  • Cerita Panas – Punya Tukang Kebunku Besar Sekali Bagian 2

    Cerita Panas – Punya Tukang Kebunku Besar Sekali Bagian 2

    aq segera menuju ruang tamu menonton televisi sementara pak ujang membersihkan dirinya, hari mulai malam sekitar jam 19.00 wib, aq mulai menyiapkan makanan. Aq tersenyum melihat pak ujang telah rapi dan bersih, janggutnya telah tidak ada lagi, tapi kok kumisnya masih ada sih pak ? tanyaku? bapak ga percaya diri kalau ga ada kumis ini nak “jawab pak ujang, aq mempersilahkan dia makan, ayo pak, makan dulu ya, yang kenyang ya” senyumku. pak ujang mulai menyendok nasi dan gulai kemudian duduk dilantai, aq agak risih melihatnya duduk dilantai sementara aq duduk di meja, karena pak ujang tidak mau duduk dimeja sama sepertiku.

    Kebiasaanku memakai rok mini atau celana pendek dirumah membuatku tidak sadar kalau sekarang ada laki² lain dalam rumah ini yang memperhatikanku, sambil makan kami asik bercerita mengenai riwayat hidup pak ujang, aq baru tersadar dan malu saat melihat sorot matanya ke bawah meja, saat itu aq memakai rok jeans mini, aq merapatkan kakiku, pak ujang terlihat malu karena aq tau arah matanya yang menatap paha dalamku, suasana terasa mencair dan akrab karena pak ujang pandai membuatku tertawa dan tersenyum saat kami saling bicara di meja makan walaupun makan telah usai, pak ujang tetap duduk dilantai.

    jam menunjukkan pukul 10 malam, ga terasa ya pak ujang sekarang dah malam, aq mau tdur, kamar bapak dibelakang ya pak…kami pun bergerak ke kamar kami masing², jam 02 dini hari suamiku pulang dan lgsung tertidur, besoknya saat makan pagi aq perkenalkan suamiku dengan pak ujang. tapi seperti yang aq duga ditanggapi dengan hambar dan suamiku langsung pergi keluar rumah, aq menghela nafas.

    Lanjut Baca Cerita Panas – Punya Tukang Kebunku Besar Sekali Bagian 3

    aq memutuskan seminggu ini aq ingin istirahat dan santai, aq menelpon ibu² bahwa seminggu ke depan tidak ada latihan memasak. aq ingin membersihkan isi rumah agar rapi dan indah, sementara pak ujang tanpa perlu aq suruh² lagi pagi² jam 7 sudah mulai membersihkan dan merapikan tanaman, memberikan pupuk dan menebang dahan yang lapuk sementara aq membersihkan rumah. aq merasa sangat senang karena ada yang menemani pekerjaanku di saat² penat aq duduk di teras rumah memperhatikan pak ujang yang sedang bekerja, aq mulai suka dengan pribadi pak ujang yang pandai mencari cerita dan bahan tertawaan, banyak dari pengalaman hidupnya yang cukup mengerikan dan menakutkan seperti dikejar preman, pamong praja, dll,aq jadi larut dalam ceritanya, kadang hampir keluar air mata ini karena sedih, tapi juga kadang karena tertawa terpingkal pingkal.

    tapi seperti malam tadi aq perhatikan pak ujang selalu melirik tubuhku , aq memakai celana sangat pendek sepangkal paha dan tanktop yang apabila menunduk akan terlihat payudaraku, tentu aq harus menjaga sikap yang sopan. Capek aq segera mandi dan masuk ke kamar mandi dan tidur, dikamar mandi aq membuka seluruh bajuku dan meletakkannya di ember pakaian bekas selesai mandi aq masuk kekamar tidur, aq bisa melihat pak ujang masih sibuk bekerja, aq tertidur akhirnya….

    Aq terbangun jam 4 sore, tidak terasa aq telah tertidur +/- 1 jam, aq lihat pak ujang masih membersihkan rumput dari daun² kering dan ranting² bekas potongan tadi, pak ujang berjalan menuju pohon mangga, ohhh tidak aq tidak sengaja melihat dia membuka resleting celananya dan ia mengeluarkan kejantanannya untuk buang air kecil, awalnya aq malu, tapi aq penasaran, karena selama ini belum pernah melihat kejantanan laki² lain selain milik suamiku, aq betul² kaget, milik pak ujang cukup besar pdahal itu pada saat dia buang air kecil, bagaimana kalau lagi ereksi ya “batinku…aq melihat sampai dia selesai buang air kecil dan menyimpan kembali kjantanannya dalam celananya.

    Baca Ulang Cerita Panas – Punya Tukang Kebunku Besar Sekali Bagian 1

    Penglihatan tadi cukup membuat ku terganggu, selama ini aq belum pernah melihat yang gagah seperti tadi, belum lagi udah setahun ini aq tidak pernah melakukan hubungan intim dengan suamiku. Ntah kenapa aq mulai masuk ke kamar mandi aq ingin membersihkan kewanitaanku yang mulai basah. dikamar mandi aq ambil tissue dan membersihkan kewanitaanku,tapi kemudian mataku menangkap yang lain, aq melihat ada noda putih di celana dalam dalam ember cucian ku, aq ambil dan aq lihat lebih dekat, aq atu apa ini pikirku….ini sperma…tapi kan suamiku ga ada, siapa ya yang buang spermanya di celana dalamku, pikiranku segera tertuju dengan pak ujang, aq mulai gelisah dan takut.

    hari mulai malam, sekitar jam 6 sore mati lampu, aq paling tidak nyaman kalau lampu mati. Pakk ujanngg panggilku, pak tolong idupin lampu emergency ya, iya nak “jawab pak ujang, aq menunggu tapi lampu emergency ga juga menyala, napa sih pak, kok belum idup”tanyaku???ga tau juga ya nak..jawab pak ujang. Aq baru teringat kalau lampu itu belum pernah dicas karena memang tidak pernah mati lampu. Akhirnya aq mmutuskan penerangan menggunakan lilin. pak ujang duduk di lantai, sementara aq duduk di sofa, aq berbicara ttg apa aja dg pak ujang ttg apa aja, dan jjur sangat menyenangkan, aq lupa kalau tertawa pahaku kadang terangkat dan terbuka, lama² aq suka melihatnya penasaran mengintip kewanitaanku, aq melihat duduknya mulai gelisah.

    Lanjut Baca Cerita Panas – Punya Tukang Kebunku Besar Sekali Bagian 3

    Baca juga

  • Cerita Panas – Punya Tukang Kebunku Besar Sekali Bagian 1

    Cerita Panas – Punya Tukang Kebunku Besar Sekali Bagian 1

    Cerita Panas – nama ku vivi (nama samaran), aq 23 tahun, chinese, 165 cm, 52 kg, perawakkanku langsing dengan kulit putih rambut pirang sebahu, aq terbilang cantik, dan aq bangga akan keindahan tubuhku yang selalu dengan telaten aq rawat dan akan aq persembahkan kepada suamiku, keluargaku biasa memanggilku dengan nama cinta, aq ibu rumah tangga, baru menikah +/- 1 tahun. Ko Andi (nama samaran) Suamiku pekerja keras dan termasuk workakholic, sehari harinya habis waktunya di depan komputer asik mengutak atik desain bangunan. aq sangat mengenal dan mencintai suamiku, seperti pasangan muda pada umumnya kegiatan kami pada awal2 pernikahan selalu disibukan dengan kegiatan bercinta, tiada hari tanpa bercinta dan aq selalu dibuatnya puas, kadang kami bercinta di dapur, kamar mandi dan di setiap tempat sudut rumah, sehingga aq selalu teringat apabila keruangan tersebut kami pernah bercinta di sana.

    sampai suatu hari suami ku memanggil aq dan dengan sabar dan penuh cinta membelaiku, aq masih ingat itu hari ulang tahunku di bulan september 2023, aq terharu dia begitu mengingat hari2 istimewa kami, seperti hari pernikahan,hari ultahku, dll. Kembali ke acara perayaan ultah ku yang hanya ada kami berdua, “Cin…kamu jangan kaget ya, kakak pikir kamu harus mulai mengetahuinya sekarang,”ada apa sih kak?? emang ada apa? tanyaku. Kakak tadi tes ke dokter spesialis androlog untuk mengetahui kesuburan benih kakak, kamu tau kan kalau selama ini sudah 1 tahun kita menikah tapi kamu belum hamil, (suamiku terlihat lesu dan tertunduk) dari hasil tes ternyata kakak mandul,sperma kakak tidak mengandung zigot untuk membuat mu hamil.” Jujur pada saat itu aq sangat langsung memeluk suamiku karena dia menangis, aq membelai rambutnya dan sangat menyayanginya, aq sangat mencintainya, aq memberikan harapan² dan pikiran positif untuk membesarkan hatinya, kami mulai mencari cari majalah dan situs di internet mengenai cara dan metode yang dapat meningkatkan kesuburan laki². Sebulan..dua bulan berlalu…., satu tahun pun telah lewat, ko andi tambah terlihat putus asa, dia menenggelamkan diri dalam pekerjaannya.

    Lanjut Baca Cerita Panas – Punya Tukang Kebunku Besar Sekali Bagian 2

    Semakin lama dia semakin cuek pada diriku, aq mengerti perasaan dan kekecewaan pada dirinya sendiri, aq terus mencoba memberikan dukungan moral, tapi justru dari hari kehari ko andi semakin mengucilkan dirinya dan menjauhi diriku.

    Lama kelamaan aq menjadi ga tau harus berbuat apa, aq hanya terdiam dan menyibukkan diri dengan kegiatan sebagai ibu rumah tangga, masak memasak menjadi pilihanku. Pagi dan siang hari rumahku selalu ramai dikunjungi ibu²yang mau belajar masak lauk pauk dan kue, selain menambah pendapatan aq, juga menghibur diriku yang merasa sepi dikucilkan suamiku, aq selalu tertawa terpingkal pingkal melihat ulah anak² nakal yg ikut serta diajak mamanya, aq pngn memiliki anak yang lincah seperti mereka, aq selalu berkata seperti itu dalam hatiku.

    aq perhatikan semakin lama ibu² yang datang belajar semakin banyak, suamiku sendiri setiap hari tingkahnya menjadi jadi, sering pulang tengah malam, aq sering takut ditinggal sendiri dirumah apabila telah malam, rumah telah sepi, hanya ada aq sendiri dan televisi yang menemaniku, sering juga tertidur di kursi sofa ruang tamu, aq sering menangis sendiri mengingat ko andi yang tega membuatku merasa sendiri dan sepi, kalaupun dia pulang tengah malam pun aq sapa dan aq sediakan makan malam walaupun ia diam seribu bahasa. aq menghibur hatiku dengan gelak tawa ibu² dan anak² mereka keesokkan harinya, tapi aq selalu takut apabila sore dan malam menjelang karena aq akan sepi sendiri lagi.

    Suatu pagi aq terbangun menyusuri pekarangan rumah dan sekitar rumah kami, aq mulai melihat dan menyadari suasana rumahku semrawut, banyak tanaman dan rumput liar tumbuh di pekarangan rumahku, tanaman dan bunga² kesayanganku mulai banyak yang ayu dan mati, padahal aq sangat suka bunga². aq memutuskan harus mencari seorang tukang kebun, malam hari suamiku pulang aq segera mengutarakan isi hatiku kepada suamiku, tapi seperti biasanya ditanggapi dengan dingin.

    Lompat Baca Cerita Panas – Punya Tukang Kebunku Besar Sekali Bagian 3

    Besoknya pagi² aq memutuskan pergi ke surat kabar harian setempat memasang iklan “mencari tukang kebun yang berpengalaman”aq mulai gelisah saat sudah memasuki hari ketiga belum juga ada yang datang melamar menjadi tukang kebun. Esoknya dihari keempat sore sekitar jam 5 datang seorang bapak yang aq pikir umurnya sekitar 55 tahunan, orangnya lusuh dan dekil dengan wajah memelas, aq pikir dia adalah pengemis dan segera aq kasih uang 10 ribu, tapi dia tersenyum, bapak itu malah bertanya, apa ini rumah bapak andi? iya jawab saya, ada apa pak? tanyaku berbalik. Bapak ingin bekerja jadi tukang kebun disini seperti yang terpasang di iklan koran ini nak…Awalnya aq menolak karena penampilannya yang udah dekil dan bau, tapi ntah kenapa aq kasihan melihat bapak itu, aq bertanya” emang bapak sanggup bekerja? nama bapak siapa?, jawab bapak itu, nama saya ujang, iya bapak masih kuat kerja kok nak…hanya saja bapak sekarang belum makan, bapak boleh minta makan?

    Setelah berpikir sejenak aq mempersilahkan bapak ujang masuk, aq mempersilahkannya untuk duduk”tapi bapak punya rumah dimana?tanyaku, Rumah Bapak di Sulawesi, Bapak kesini mencari kerja, tapi yang ada malah ga bisa pulang lagi ke Sulawesi, bapak ga pnya istri dan anak, karena semasa muda bapak dihabiskan dengan merantau ke mana mana, bapak suka berjalan sesuka hati kemana aja, tapi ya beginilah nak, ternyata bapak tua dijalan, umur makin hari makin bertambah, fisik bapak semakin berkurang. Bapak merasa sudah saat nya bapak mencari pekerjaan yang menetap, maaf kalau oleh berarti bapak harus menginap di rumah ini kalau anak mengijinkan (kepala pak ujang tertunduk). Aq tidak berani ambil keputusan pak, ntar aq harus tanya suamiku dulu ya jawabku, sementara bapak malam ini tinggal aja disini, ntar aq ambilkan handuk, dan peralatan mandi untuk bapak.

    aq segera kembali membawa peralatan mandi pak ujang dan pak ujang segera membersihkan tubuhnya, aq mencari cari baju bekas yang sudah lama tidak dipakai suamiku karena aq melihat baju pak ujang udah kumal dan tidak membawa baju yang layak dipakai lagi, bila ia kerja ditempatku tentu ia harus bersih kan pikirku. Pak ujang, ini bajunya ya diganti, kalau mau dicukur jangut ma kumis pak ujang ini pisau cukurnya ya(aq mngambil pisau cukur suamiku yang tidak terpakai lagi tapi aq tau masih cukup baru), pak ujang tersenyum melihatku dan mengambilnya dengan segan, aq bertanya, kenapa pak? kok tersenyum? ada yg lucu yaaq sambut juga dengan tersenyum”. Ga kok, bapak udah lama ga menerima kebaikan seperti ini…ohhhh jangan begitu pak, aq sudah biasa sebagai rutinitas melayani suami seperti ini, jadi aq tau keperluan laki² seperti apa jawabku singkat.

    Lanjut Baca Cerita Panas – Punya Tukang Kebunku Besar Sekali Bagian 2

    Baca juga